Dispendik Jember Gelar FLS3N 2026, Seleksi 310 Siswa Berbakat ke Tingkat Nasional

fls3n

MAKLUMAT – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten. Ajang itu menjaring pelajar berbakat untuk dipersiapkan menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur hingga nasional.

Kegiatan FLS3N 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (18-20 Mei 2026), di lingkungan Pondok Pesantren Al-Qodiri dan Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Sebanyak 310 siswa dari 31 kecamatan mengikuti seleksi pada tujuh cabang lomba seni dan sastra.

Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Jember Muhammad Irfan Zainul Amin mengatakan, seluruh peserta merupakan hasil seleksi di tingkat kecamatan. Saat ini mereka kembali disaring di tingkat kabupaten.

”Festival FLS3N tingkat Kabupaten Jember ini dilaksanakan setelah seleksi di tingkat kecamatan. Hari ini kami mengambil juara terbaik untuk dipersiapkan mewakili kontingen Kabupaten Jember di tingkat Provinsi Jawa Timur,” kata Irfan di Pondok Pesantren Al-Qodiri, Senin (18/5/2026).

Peserta FLS3N wajib terdaftar melalui sistem Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) menggunakan akun Dapodik masing-masing sekolah. Setelah proses registrasi, siswa dapat mengikuti tahapan seleksi mulai tingkat kecamatan hingga nasional.

Irfan berharap ajang tersebut mampu melahirkan bibit unggul di bidang seni dan sastra. Nantinya, mereka mendapat pembinaan lanjutan dari pemerintah daerah.

Baca Juga  Pasokan Elpiji Ditambah 29 Ribu Tabung, Gus Fawait Minta Warga Laporkan Pangkalan Nakal

”Kami berharap dari seleksi ini lahir bibit-bibit terbaik Kabupaten Jember yang nantinya kembali kami bina dan persiapkan menghadapi tingkat Provinsi Jawa Timur,” paparnya.

Pelaksanaan lomba dibagi dalam tiga hari. Hari pertama mempertandingkan cabang menyanyi solo, menulis cerita, dan mendongeng. Hari kedua diisi lomba kriya dan pantomim. Pada hari ketiga akan mempertandingkan tari dan gambar bercerita.

FLS3N Kembangkan Kreativitas dan Cinta Seni Budaya

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Arief Tjahyono menilai FLS3N bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap seni budaya.

”Pendidikan bukan hanya soal angka di atas rapor atau kecerdasan akademik semata. Pendidikan yang utuh adalah yang menyentuh olah rasa dan seni,” kata Arief. ”FLS3N menjadi ruang berekspresi dan panggung bahwa siswa Jember tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya jiwa seni dan budaya,” imbuh dia.

Menurut Arief, Jember memiliki akar budaya yang kuat dan perlu terus dijaga generasi muda. Karena itu, FLS3N diharapkan mampu melahirkan pelajar kreatif, inovatif, dan berkarakter yang dapat membawa nama Jember ke tingkat lebih tinggi.

”Jangan pernah malu melestarikan budaya lokal, tetapi jangan juga alergi dengan modernitas. Padukan keduanya agar lahir karya-karya spektakuler yang mampu membawa nama Jember ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tandasnya. (*)

Baca Juga  PAD Meningkat tanpa Kenaikan Pajak, BI Nilai Kinerja Ekonomi Jember Menguat