MAKLUMAT — Inovasi digital BNI untuk sektor publik meraih tiga penghargaan dalam GovMedia Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan untuk solusi digital BNI dalam penyaluran dana pemerintah dan digitalisasi layanan pendidikan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih penghargaan Digital Initiative of the Year – Finance, Indonesia Process Optimization of the Year – Finance, dan Indonesia Public Sector Initiative of the Year – Finance dalam rangkaian GovMedia Conference and Awards 2026 di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura.
Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan upaya BNI mengembangkan solusi digital yang tidak hanya mendukung transaksi institusi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas layanan publik.
“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen BNI dalam menghadirkan solusi digital yang mampu menjawab kebutuhan pemerintah dan institusi secara end-to-end. Kami ingin memastikan penyaluran dana pemerintah dapat berlangsung lebih efektif, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Eko dalam keterangan tertulis.
Penghargaan Digital Initiative of the Year – Finance diraih BNI melalui implementasi Integrated Financial Portal, solusi digital yang digunakan untuk mendukung penyaluran dana program pemerintah.
Sementara itu, penghargaan Indonesia Process Optimization of the Year – Finance diberikan atas inovasi BNIsmart Education, yang mendigitalisasi pengelolaan pembayaran pendidikan. Sistem tersebut memangkas proses verifikasi manual hingga 70 persen dan telah digunakan oleh lebih dari 100 institusi pendidikan.
BNIsmart Education juga mengantarkan BNI meraih penghargaan Indonesia Public Sector Initiative of the Year – Finance melalui penerapannya dalam ekosistem pendidikan.
Menurut Eko, pengembangan solusi digital sektor publik merupakan bagian dari upaya BNI memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan institusi untuk membangun layanan yang lebih efisien dan terintegrasi.
“Transformasi digital di sektor publik membutuhkan kolaborasi, kapabilitas teknologi, dan pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan institusi. BNI akan terus mengembangkan solusi yang dapat membantu proses layanan berjalan lebih efisien sekaligus tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas,” kata Eko.
Capaian tersebut menambah rekam jejak BNI dalam pengembangan layanan keuangan digital untuk sektor publik. BNI menyatakan akan terus memperkuat kapabilitas digital untuk meningkatkan kualitas layanan publik, efisiensi pengelolaan keuangan institusi, dan pengembangan ekosistem digital nasional.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI menempatkan pengembangan teknologi digital sebagai salah satu bagian dari penguatan layanan kepada pemerintah, institusi, dan masyarakat. (*)













