Kesepakatan Tercapai, Donald Trump: Banyak Presiden Sebelum Saya Gagal Berdamai dengan Iran

Presiden AS Donald Trump. (Foto: tangkapan layar)

MAKLUMAT — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tercapaianya kesepakatan perdamaian dengan Iran, yang kemudian akan ditandatangani pada Jumat mendatang.

Dalam unggahannya di platform Truth Social miliknya, Trump menyebut kesepakatan Washington dan Teheran mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas pelayaran komersial perdagangan dunia, serta penarikan blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak! Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat,” tulisnya.

“Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” sambung pengusaha dan politisi dari Partai Republik itu.

Lebih lanjut, Trump mengklaim kesepakatan perdamaian AS dan Iran bakal membawa perdamaian dan keamanan bagi seluruh kawasan tersebut.

Tak cuma itu, dengan gaya khasnya, Donald Trump memuji dirinya sendiri sebagai satu-satunya sosok pemimpin yang mampu mencapai kesepakatan damai yang sangat penting dengan Teheran.

“Kesepakatan besar ini akan membawa perdamaian dan keamanan ke seluruh kawasan,” kata dia.

“Banyak presiden telah mencoba untuk berdamai dengan Iran, dan semuanya gagal sebelum saya. Para pemimpin kawasan, untuk pertama kalinya, telah menemukan seorang presiden yang dapat membantu mereka mencapai perdamaian sejati,” kelakar Trump.

Baca Juga  Donald Trump: AS Tak Akan Duduki Venezuela Asal Wapres Rodriguez “Lakukan Apa yang Kami Inginkan”

Ia juga mengonfirmasi bahwa kesepakatan tersebut akan segera ditandatangani pada hari Jumat mendatang.

“Dengan dibukanya Selat setelah penandatanganan Kesepakatan pada hari Jumat, untuk tujuan pembersihan ranjau, minyak akan mengalir di kedua ujungnya lagi untuk kawasan, dan dunia!” tandas Trump.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran juga telah mengumumkan terselesaikannya draf nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan AS, yang kemudian akan ditandatangani secara resmi pada Jumat mendatang di Swiss.

Dalam pernyataan yang dilansir dari PressTV pada Senin (15/6/2026), Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi mengkonfirmasi bahwa teks MoU Islamabad telah diselesaikan. “Penandatanganan resmi nota kesepahaman Islamabad akan berlangsung pada hari Jumat di Swiss,” katanya.

“Mulai malam ini, blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan diakhiri,” tambah Gharibabadi, menyatakan “pengakhiran segera dan permanen perang dan operasi militer di berbagai front, termasuk Lebanon.”

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, sebagai negara mediator dalam perundingan tersebut, mengumumkan bahwa “kesepakatan damai” antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah tercapai setelah “negosiasi intensif.”

Sharif menyatakan bahwa berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon.

Baca Juga  PM Malaysia Ungkap Syarat Teheran Capai Gencatan Senjata: Israel Hentikan Serangan ke Gaza dan Iran