MAKLUMAT — Almarhum KH Zainuddin MZ mendapat penghormatan dari almamaternya. Ikatan Alumni UIN (Ikaluin) Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan penghargaan Lifetime Achievement Award kepada sosok yang dikenal luas sebagai Dai Sejuta Umat itu.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas jejak panjang KH Zainuddin MZ dalam dakwah Islam di Indonesia. Lulusan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu dinilai berhasil membawa pesan-pesan keislaman menjangkau masyarakat luas melalui ceramah yang mudah dipahami, lintas generasi, dan melampaui batas-batas kelompok.
Penganugerahan dilakukan dalam rangkaian Award 2026 yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution, Kampus I UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Penghargaan dua tahunan itu memberikan apresiasi kepada alumni yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
Ketua Umum PP IKALUIN Jakarta, Ace Hasan Syadzily, mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada alumni yang telah menghadirkan manfaat melalui karya dan pengabdiannya. “Ikaluin Award bukanlah ajang untuk menentukan siapa yang paling hebat atau siapa yang paling unggul. Lebih dari itu, penghargaan ini adalah bentuk bakti nyata para alumni ADIA, IAIN, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kepada mereka yang dinilai telah berprestasi serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, negara, dan kemanusiaan,” kata Ace.
Menurut Ace, penghargaan itu juga menjadi pengingat bahwa kontribusi alumni tidak selalu diukur dari jabatan atau popularitas, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat. “Di UIN Jakarta, kita diajarkan sebuah semangat yang sangat penting, yaitu bakti nyata. Ilmu tidak berhenti di ruang kelas, tidak berhenti pada ijazah, jabatan, ataupun popularitas. Ilmu harus hadir dalam tindakan, memberi manfaat, serta menjawab persoalan masyarakat,” ujarnya.
Selain KH Zainuddin MZ, Ikaluin Award 2026 juga memberikan penghargaan kepada sembilan alumni lain dari berbagai bidang, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pendidikan, lingkungan hidup, hukum dan HAM, hingga politik dan seni budaya.
Dalam sambutan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang dibacakan Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Hukum, HAM, dan Kerukunan Umat Beragama Andi Salman Magalatung, disebutkan bahwa tradisi intelektual yang tumbuh di ADIA, IAIN, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melahirkan banyak tokoh yang memberi pengaruh besar bagi kehidupan keagamaan dan kebangsaan Indonesia.
“Tantangan yang dihadapi oleh generasi muda alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat ini jauh berbeda dengan apa yang kita hadapi 20 atau 30 tahun yang lalu,” kata Salman membacakan pesan Menteri Agama.
Ketua Panitia Ikaluin Award 2026, Rahmat Hidayatullah, menjelaskan seluruh nominasi penghargaan berasal dari usulan publik. Menurut dia, penghargaan tersebut dimaksudkan untuk menampilkan kontribusi para alumni yang telah memberi dampak nyata di bidang masing-masing.
“Capaian yang diraih oleh para alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam berbagai bidang, itu bukan semata-mata capaian individual atau capaian pribadi. Tetapi sebuah capaian yang memang menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat, untuk meneguhkan kontribusi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di tengah masyarakat,” ujar Rahmat.












