LP-UMKM PWM Jawa Timur Siapkan Business Gathering di Tulungagung, Dorong UMKM Naik Kelas

Pengurus LP-UMKM PWM Jawa Timur saat mengunjungi Masjid Al Fattah, Tulungagung yang akan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Business Gathering pada pertengahan Juli mendatang. (Foto: Dok. LP-UMKM PWM Jatim)

MAKLUMAT — Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP-UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur berencana menggelar Business Gathering bagi pelaku UMKM pada pertengahan Juli 2026 di Masjid Al Fattah, Tulungagung.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program pemberdayaan UMKM yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Malang. Pada 24 Mei 2026, LP-UMKM PWM Jatim bersama LP-UMKM Kabupaten Lamongan mengadakan pelatihan bagi pelaku UMKM di kawasan Tanjung Kodok, Paciran. Selanjutnya, pada 30 Mei 2026, kegiatan Scale Up untuk peningkatan omzet UMKM digelar bersama LP-UMKM Kabupaten Malang.

Ketua LP-UMKM PWM Jawa Timur, Imam Sugiri, mengatakan Business Gathering di Tulungagung bertujuan memperkuat jaringan usaha antarpelaku UMKM, distributor, penyedia bahan baku, serta pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat berwirausaha melalui berbagi pengalaman dan inspirasi, meningkatkan kualitas produk, kemasan, serta layanan penjualan, sekaligus menyediakan ruang promosi bagi produk-produk UMKM lokal.

“Business Gathering ini juga diharapkan menjadi sarana business matching antara pelaku usaha dengan pembeli, investor, maupun mitra usaha, serta menghadirkan pengalaman sukses pelaku usaha sebagai studi kasus praktis,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima Maklumat.id pada Kamis (11/6/2026).

Baca Juga  Pengusaha Pariwisata Teriak soal Larangan Studi Tour Pelajar

Ketua panitia kegiatan tersebut, H Tsalis Rifa’i ST MM, menjelaskan bahwa kegiatan akan dikemas dalam sejumlah sesi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku UMKM.

Agenda yang disiapkan meliputi sesi pembukaan dan keynote speech mengenai peluang pengembangan UMKM, panel diskusi dan sharing session bersama pelaku usaha serta praktisi, workshop peningkatan kualitas produksi dan branding, hingga business matching antara peserta dengan calon pembeli, distributor, maupun investor.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti pameran produk dan klinik konsultasi secara langsung dengan para mentor terkait pengemasan, labelisasi, sertifikasi, maupun strategi pemasaran digital.

Senada, Sekretaris LP-UMKM PWM Jawa Timur, Sumhaji, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan penilaian kualitas produk dan kemasan peserta.

Menurutnya, peserta akan memperoleh pendampingan pengurusan sertifikasi, fasilitas promosi, serta pembinaan lanjutan guna memperluas jaringan usaha melalui kemitraan dengan supplier, buyer, koperasi, investor, maupun lembaga pembiayaan mikro.

Melalui kegiatan ini, LP-UMKM PWM Jawa Timur berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas akses pasar dan jejaring usaha yang mendukung pengembangan bisnis secara berkelanjutan.