Pemkab Banyuwangi Buka Beasiswa Dokter Spesialis, Pendaftaran Dimulai April 2026

MAKLUMAT — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meluncurkan program Beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro) sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang kesehatan. Program ini merupakan bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang sedang menempuh studi (on-going) minimal semester tiga.

Beasiswa B-Pro memprioritaskan pendidikan dokter spesialis. Terdapat 12 bidang spesialis yang menjadi sasaran program, di antaranya jantung, saraf, urologi, ortopedi, THT, penyakit dalam, serta mata. Selain dokter spesialis, program ini juga menyasar tenaga kesehatan lain seperti apoteker, ahli gizi, ahli sanitasi, bidan, dan perawat.

Tak hanya bidang kesehatan, beasiswa juga terbuka bagi mahasiswa pada bidang lain yang dinilai mendukung pembangunan daerah. Di antaranya teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif serta pariwisata, pendidikan, hingga ilmu sosial.

Pendaftaran program B-Pro dijadwalkan dibuka pada April 2026 untuk tahun akademik 2027. Program ini diperuntukkan bagi warga Banyuwangi yang berstatus mahasiswa aktif minimal semester tiga. Komponen bantuan yang diberikan meliputi uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, buku, riset, serta praktik.

Namun, penerima beasiswa memiliki kewajiban pengabdian kepada daerah. Mereka diwajibkan mengabdi di Banyuwangi selama minimal dua kali masa pemberian beasiswa ditambah satu tahun.

Baca Juga  Kemenag Dorong Guru Belajar Jarak Jauh Lewat Beasiswa

Program B-Pro diluncurkan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Banyuwangi 2026 yang digelar di Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Rabu (4/3). Program ini merupakan rebranding dari program beasiswa Banyuwangi Cerdas.

“Program beasiswa Banyuwangi Progresif ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan mencetak dokter spesialis dan tenaga kesehatan lokal yang akan bertugas di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Peluncuran program tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi Siti Mafrochatin Ni’mah. Ia menilai program ini dapat membantu mengatasi kekurangan dokter spesialis dan tenaga kesehatan di daerah tersebut.

Menurut Ni’mah, yang memiliki latar belakang pendidikan analis kesehatan, keberadaan beasiswa bagi tenaga kesehatan merupakan langkah strategis bagi pengembangan layanan kesehatan daerah.

“Ini bagus bagi perkembangan pendidikan dan kemajuan dunia kssehatan di Kabupaten Banyuwangi ke depan. Semoga bisa menjawab kekurangan dokter spesialis dan tenaga kesehatan,” kata politisi PKB itu.