MAKLUMAT — Organisasi Cipayung Plus Kota Denpasar turun ke jalan untuk menggalang donasi bagi masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi tersebut melibatkan IMM, PMII, HMI, KMHDI, GMKI, dan HIKMAHBUDHI.
Penggalangan donasi berlangsung di persimpangan Jalan Teuku Umar–Imam Bonjol, Denpasar, mulai pukul 17.00 hingga 18.00 WITA. Selama sekitar satu jam, masyarakat yang melintas turut memberikan donasi dengan total Rp5.929.000.
Ketua Umum PC IMM Kota Denpasar, Olivia Agustina Salsabila, mengatakan aksi tersebut menjadi bentuk keterlibatan mahasiswa dalam merespons persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, mahasiswa perlu hadir ketika terjadi persoalan kemanusiaan.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk kritis dalam ruang-ruang diskusi, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial dan keberanian untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Apa yang terjadi di NTT adalah persoalan kemanusiaan yang tidak boleh kita lihat sebagai persoalan yang jauh dari kita,” ujar Oliv.
Menurut Oliv, jumlah donasi yang terkumpul bukan menjadi ukuran utama dari kegiatan tersebut. Ia melihat ada kepercayaan masyarakat yang diwujudkan melalui sumbangan untuk membantu warga terdampak bencana di NTT.
“Rp5.929.000 bukan sekadar nominal. Di dalamnya ada kepercayaan, kepedulian, dan keikhlasan masyarakat yang menitipkan sebagian rezekinya untuk saudara-saudara kita di NTT,” katanya.
Aksi tersebut juga mempertemukan sejumlah organisasi mahasiswa dengan latar belakang yang berbeda. Oliv menilai perbedaan identitas organisasi tidak menghalangi mereka untuk bekerja sama dalam persoalan kemanusiaan.
“IMM, PMII, HMI, KMHDI, GMKI, dan HIKMAHBUDHI memiliki identitas dan tradisi organisasi masing-masing. Tetapi ketika berhadapan dengan persoalan kemanusiaan, kita memiliki tanggung jawab yang sama. Perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk tidak bergerak bersama,” tegasnya.
Oliv berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada penggalangan dana. Ia ingin kepedulian yang muncul dari aksi tersebut terus dijaga oleh mahasiswa bersama masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan masih hidup. Semoga apa yang kami lakukan bersama masyarakat Denpasar hari ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita di NTT dan menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun kontribusi kita, tetap memiliki arti ketika dilakukan bersama,” pungkas Oliv.
Penulis: M Habib Muzaki













