Tabrakan Dahsyat Dua Kereta Cepat di Spanyol, 68 Orang Penumpang Dilaporkan Tewas

Tabrakan dua kreta cepat di Spanyol

MAKLUMAT — Sedikitnya 68 orang tewas setelah dua kereta cepat bertabrakan di Urda, Provinsi Toledo, Spanyol pada Rabu (28/10/2026) pagi. Tim penyelamat masih menyisir reruntuhan untuk mencari korban lainnya dalam kecelakaan yang menjadi salah satu tragedi kereta api paling mematikan di Eropa dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyampaikan bahwa seluruh rakyat Spanyol berduka atas tragedi tersebut. Dalam pidato yang disiarkan televisi dari lokasi dekat kecelakaan, di selatan Madrid, Sanchez menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka.

Sementara itu, Partai Rakyat (People’s Party), partai oposisi Spanyol, membatalkan seluruh agenda kampanye pada hari kejadian menjelang pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung bulan depan. Demikian seperti dilansir Reuters dan CNN World, Kamis (29/10) WIB.

Pemerintah regional Castilla-La Mancha melaporkan, sedikitnya 24 korban tewas berada di kereta cepat AVE, sedangkan 44 korban lainnya ditemukan di kereta Iryo yang sedang berhenti saat tabrakan terjadi.

Dua Kereta Mengangkut Ratusan Penumpang

Kecelakaan melibatkan kereta AVE yang dioperasikan perusahaan kereta api milik negara, Renfe, dan kereta Iryo. Berdasarkan laporan, kereta AVE membawa 393 penumpang, sedangkan kereta Iryo mengangkut 151 penumpang.

Baca Juga  Trump Disoraki Penonton saat Naik Podium Juara Piala Dunia 2026

Selain korban tewas, lebih dari 100 orang dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam.

Tim penyelamat terus melakukan pencarian di lokasi kecelakaan untuk menemukan korban lain yang mungkin masih berada di antara reruntuhan. Aparat dan petugas darurat juga mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani situasi tersebut.

Pemerintah Kerahkan Seluruh Sumber Daya

Pihak berwenang Spanyol menyatakan telah mengerahkan seluruh sarana dan sumber daya yang tersedia untuk menangani keadaan darurat, termasuk upaya penyelamatan korban dan penanganan para penyintas.

Tragedi ini kembali menyoroti keselamatan transportasi kereta api di Spanyol. Kecelakaan tersebut merupakan insiden fatal kedua yang melibatkan kereta api di negara itu sepanjang tahun ini.

Pemerintah dan petugas penyelamat masih menghadapi pekerjaan berat untuk menuntaskan pencarian korban serta menangani para penumpang yang terluka.

Pemerintah Spanyol menyampaikan duka cita bagi para korban dan keluarga yang terdampak. Sementara itu, penyebab kecelakaan dan rangkaian peristiwa yang mengakibatkan tabrakan dalam penyelidikan pihak berwenang.***