Tinjau KDKMP Desa Pucangan Tuban, Kemendes Sebut Jadi Contoh Nyata Penguatan Ekonomi Desa

Penasihat Mendes PDT, Zainuddin Maliki, saat mengunjungi KDKMP Desa Pucangan, Tuban. (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Penasihat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Prof Dr Zainuddin Maliki MSi, mengunjungi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Rabu (5/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pengkajian Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang diselenggarakan Strategic Policy Unit (SPU) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung aktivitas KDKMP Desa Pucangan yang telah menjalin kemitraan dengan Toserba Sunan Drajat.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Tenaga Ahli Kementerian Desa Rural Development and Community Empowerment Advisor TEKAD M Arif’an, jajaran Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tuban, Koordinator TAPM Kabupaten Tuban, Kepala Desa Montong Santiko, serta Kepala Desa Pucangan beserta perangkat desa.

Dalam kesempatan itu, rombongan memperoleh paparan mengenai pengembangan usaha KDKMP yang dibangun melalui kemitraan dengan Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD). Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkuat kelembagaan ekonomi desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Berdasarkan penjelasan pengelola, kerja sama tersebut menghasilkan perputaran usaha yang terus meningkat, dengan estimasi keuntungan sekitar Rp30 juta per hari dan omzet sekitar Rp1 miliar per bulan. Selain itu, usaha tersebut juga disebut telah membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Anggota DPRD Jatim Ingatkan Pengelolaan Kopdes Merah Putih Harus Diawasi Ketat

Zainuddin Maliki mengapresiasi capaian yang diraih KDKMP Desa Pucangan. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan potensi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara profesional dan dibangun melalui kolaborasi.

“Apa yang dilakukan KDKMP Desa Pucangan merupakan contoh praktik baik yang layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. Ketika pemerintah desa mampu membangun kemitraan dengan dunia usaha dan dikelola secara profesional, maka manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan dan terbukanya lapangan kerja,” ujarnya.

“Inilah semangat pembangunan desa yang ingin terus kita dorong,” imbuh pria yang juga merupakan Sekretaris Eksekutif Strategic Policy Unit (SPU) TEKDA tersebut.

Tenaga Ahli Kementerian Desa Rural Development and Community Empowerment Advisor TEKAD, M Arif’an, menilai pengembangan KDKMP memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Keberhasilan Desa Pucangan membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, koperasi, dan sektor usaha mampu menciptakan nilai ekonomi yang nyata. Harapan kami, model seperti ini dapat direplikasi di berbagai desa sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat,” kata dia.

Keberadaan KDKMP, lanjutnya, juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang desa untuk mengembangkan usahanya sehingga ikut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga  Atasi Kendala SDM, Mendes Yandri Ajak Sarjana yang Masih Menganggur Jalankan Koperasi Desa

Sementara itu, Koordinator TAPM Kabupaten Tuban mengungkapkan bahwa keberhasilan KDKMP Desa Pucangan merupakan hasil dari proses pendampingan yang berkelanjutan serta komitmen pemerintah desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Pendampingan tidak hanya berhenti pada aspek administrasi, tetapi juga memastikan program mampu berjalan secara berkelanjutan. KDKMP Desa Pucangan menjadi bukti bahwa ketika seluruh unsur bekerja bersama, desa mampu membangun usaha yang produktif, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Pucangan menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan KDKMP agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami berkomitmen terus mengembangkan usaha desa melalui kemitraan yang sehat dan profesional. Kehadiran Bapak Prof Dr Zainuddin Maliki MSi beserta jajaran Kementerian Desa menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pucangan,” ucapnya.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu penggerak ekonomi desa melalui tata kelola yang baik, kemitraan dengan sektor usaha, serta pendampingan yang berkelanjutan.

Keberhasilan KDKMP Desa Pucangan dinilai mampu membuktikan bahwa melalui tata kelola yang baik, kolaborasi dengan sektor usaha, serta pendampingan yang berkelanjutan, desa mampu menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.***

Baca Juga  Sebut Jatim Paling Gercep Bentuk Kopdes Merah Putih, Zulhas: Sudah Ada 1.287

*) Penulis: Mukhlis