Kajian Ramadan SD Mumtaz Sidoarjo: Bangun Mindset Guru Berkemajuan

Tim Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah PP Muhammadiyah, Ir H Sudarusman saat menyampaikan paparannya bertajuk Growth Mindset di Aula SD Mumtaz, Kamis (12/3/2026). (Foto: Kholid/ IST)

MAKLUMAT — SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (Mumtaz) Sidoarjo menggelar Kajian Ramadan 1447 Hijriah bertema “Aktualisasi Ramadan dalam Membangun Peradaban Berkemajuan”, yang dipusatkan di aula sekolah dan diikuti 220 peserta, baik guru, karyawan, serta guru talent.

Wakil Kepala Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) SD Mumtaz, Amrozi, menjelaskan bahwa kajian tersebut ditujukan untuk membangun pola pikir guru dan karyawan agar semakin berkembang dan berkemajuan.

“Targetnya adalah membangun mindset semua guru dan karyawan agar di SD Mumtaz ini pemikiran guru dan karyawan bisa menjadi berkembang dan berkemajuan,” kata Amrozi kepada Maklumat.id, Kamis (12/3/2026).

Dalam kajian Ramadan tersebut disampaikan lima materi utama oleh sejumlah narasumber dari lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. Mulai dari materi Etos Kerja dan Pelayanan Publik yang disampaikan Direktur Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah PP Muhammadiyah H Pahri SAg MM, hingga materi Growth Mindset yang disampaikan Tim Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah PP Muhammadiyah Ir H Sudarusman.

Selain itu, lanjut Amrozi, peserta juga mendapatkan materi tentang Ideologi Muhammadiyah yang disampaikan Tim Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah PP Muhammadiyah, Drs H Aunur Rofiq MSi, materi Salih Spiritual dan Salih Profesional oleh Wakil Ketua PWM Jawa Timur Dr H Sholihin Fanani MPSDM, serta materi Rahasia di Balik Kesuksesan oleh Wakil Bendahara PWM Jawa Timur Fityan Izza Noor Abidin SE MSA.

Baca Juga  Idulfitri dan Spirit Antikorupsi: Seruan Menag untuk Bangsa

“Kajian Ramadan 1447 Hijriah ini baru pertama kali diadakan. Menurut rencana ke depan akan diadakan kegiatan yang sama, namun materi berbeda,” jelasnya.

Rangkaian Kajian Ramadan 1447 Hijriah SD Mumtaz tersebut ditutup dengan pembagian doorprize serta kegiatan buka puasa bersama bagi seluruh peserta. “Pembagian doorprize ini untuk memotivasi bapak Ibu guru, atau sedikit memberikan kegembiraan kepada mereka untuk mengikuti kajian ramadan ini,” pungkas Amrozi.