Pemkab Jember Tata Wisata Pesisir, Hadirkan Paket Kuliner Terpadu di Watu Ulo

MAKLUMAT – Pemerintah Kabupaten Jember mulai menata sektor wisata pesisir dengan pendekatan baru. Tidak hanya mengintegrasikan destinasi, pemerintah daerah kini memperkenalkan paket kuliner terpadu di kawasan Pantai Watu Ulo sebagai bagian dari persiapan menghadapi libur Lebaran 2026.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jember Boby Arisandi mengatakan, inovasi itu dilakukan dengan menyatukan harga menu makanan di warung-warung sekitar pantai. Sebanyak 20 pemilik warung telah menyepakati skema harga paket tersebut.

”Melalui sistem paket ini, pengunjung bisa memperoleh menu seafood dengan harga yang sama di setiap warung,” kata Boby saat ditemui di kawasan Pantai Watu Ulo, Rabu (18/3/2026).

Dalam paket tersebut, wisatawan dapat menikmati satu porsi berisi ikan bakar, nasi, udang, dan cumi dengan harga Rp 40.000. Pemerintah daerah menilai skema itu memberi kepastian harga sekaligus meningkatkan kepercayaan wisatawan.

Bupati Jember Muhammad Fawait menilai langkah penyeragaman harga itu sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem wisata yang lebih transparan dan ramah pengunjung. Saat meninjau langsung lokasi, ia menyempatkan mencoba paket menu yang disediakan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ning Gyta Eka Puspita.

Baca Juga  Ingatkan PNS Jangan Telat Ngantor Usai Libur Lebaran, Wamendagri: Harus On Time!

”Dengan harga yang jelas dan seragam, wisatawan tidak perlu khawatir terhadap perbedaan tarif antarwarung. Ini penting untuk menjaga kenyamanan pengunjung,” ujar Fawait.

Menurut dia, pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah wisatawan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemerintah daerah juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan ketidaksesuaian harga di lapangan.

Selain penataan kuliner, Pemkab Jember terus mengembangkan konsep wisata terintegrasi yang menghubungkan destinasi pantai seperti Watu Ulo dan Papuma. Upaya itu dibarengi dengan peningkatan infrastruktur serta penyusunan paket wisata yang mencakup petualangan alam, edukasi, hingga pengalaman kuliner.

Di sisi lain, kawasan utara Jember seperti lereng Gunung Argopuro juga disiapkan sebagai destinasi pendukung berbasis ekowisata dan edukasi prasejarah. Pemerintah berharap diversifikasi tersebut mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan sekaligus memperkuat daya saing pariwisata daerah. (SPT)