MAKLUMAT — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, mengumumkan tujuh titik pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, yang tersebar di sejumlah wilayah ranting pada tanggal Jumat, 20 Maret 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pemerataan jamaah sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan kondusif.
Hal tersebut sesuai dengan Maklumat PP Muhammadiyah yang telah menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh bertepatan Jumat 20 Maret 2026, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.
Pelaksanaan Salat Id di tingkat cabang terpusat digelar di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Dukun dengan Ustaz Dr Hasan Basri MPdI, Dekan PAI UMG, yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Selain titik pusat tersebut, kegiatan serupa juga dilaksanakan di tingkat ranting Muhammadiyah.
Di PRM Baron, Salat Id akan diselenggarakan di Lapangan Masjid Al-Ikhlash dengan Ustaz H Munir Abbas sebagai imam dan khatib. Sementara PRM Babaksari menempatkan pelaksanaan di Halaman Masjid Nurul Yaqin yang dipimpin oleh Ustaz Humaini Dhofir Lc.
Untuk wilayah Sekargadung, jamaah akan melaksanakan Salat Id di Lapangan SDN Sekargadung dengan Ustaz Farid Dhofir Lc MSi sebagai imam dan khatib. Adapun PRM Mojopetung memilih Halaman Perguruan Muhammadiyah sebagai lokasi pelaksanaan dengan imam dan khatib Ustaz Afifuddin SE MM.
Kemudian, PRM Mentaras menggelar Salat Id di Lapangan Desa Rejosari dengan Ustaz Habib Sulhan sebagai imam dan khatib. Sedangkan PRM Sambogunung menempatkan kegiatan di Lapangan Sepak Bola Sambogunung yang dipimpin Ustaz Shodiqin SAg MPd sebagai imam dan khatib.
Siapkan Skema Alternatif Antisipasi Cuaca
Ketua PCM Dukun, Ustaz Afifudin Aminin MPdI, menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan telah dirancang secara sistematis. Pembentukan panitia dilakukan melalui surat keputusan resmi PCM dan memiliki masa kerja hingga tiga tahun.
“Persiapan teknis sudah dimulai sejak dua pekan sebelum Idulfitri, termasuk publikasi kegiatan serta koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah setempat,” ujarnya.
Selain itu, pada penghujung Ramadan, panitia bersama jajaran PCM menggelar kerja bakti untuk menyiapkan lokasi, mulai dari penataan area hingga pengaturan saf jamaah.
Mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu, panitia juga mengaku telah menyiapkan opsi lokasi cadangan. Jika hujan turun atau lapangan tidak dapat digunakan, pelaksanaan akan dialihkan ke ruas jalan di sekitar area utama.
Diperkirakan, jumlah jamaah yang akan mengikuti Salat Id di Lapangan Sepak Bola Dukun mencapai sekitar 6.000 orang.
“(Perkiraan) Hitungan tersebut belum termasuk 6 titik lainnya yang penyelenggarannya dilaksanakan oleh PRM masing-masing,” tandas Ustaz Afifudin Aminin.
PCM Dukun berharap Salat Id tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial keagamaan di tengah masyarakat. “Kami ingin pelaksanaan berjalan khidmat sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah,” pungkasnya.














