MAKLUMAT – Sejumlah titik jalan berlubang di ruas Sumberjambe menuju pusat Kota Jember mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga wilayah Jember.
Penanganan itu merupakan tindak lanjut atas laporan warga yang disampaikan melalui layanan “Wadul Gus’e” milik Pemerintah Kabupaten Jember. Laporan tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebab, status jalan berada di bawah kewenangan provinsi.
Salah satu titik yang diperbaiki berada di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk. Selama ini ruas tersebut dikeluhkan warga karena kondisi jalan yang rusak dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Pihak UPT Bina Marga menyebutkan, perbaikan dilakukan dengan metode tambal sulam pada bagian jalan yang berlubang. Selain itu, permukaan jalan diratakan kembali untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas.
Sobri, salah satu pekerja di lokasi, mengatakan bahwa tim mulai bekerja sejak pagi. “Kami mulai sekitar pukul 07.30 WIB. Tahap awal dilakukan pembersihan dan perapian bagian jalan yang berlubang sebelum pengaspalan,” kata Sobri, Jum’at (3/4/2026).
Ia menjelaskan, proses perbaikan dilakukan bertahap. Mulai dari penggalian bagian yang rusak, pembersihan material lama, hingga pengaspalan ulang. Langkah itu dilakukan agar hasil perbaikan lebih tahan lama.
Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan layanan “Wadul Gus’e” berfungsi sebagai kanal pengaduan masyarakat. Aduan kemudian diteruskan kepada instansi sesuai kewenangan. Melalui mekanisme itu, laporan warga dapat ditindaklanjuti lebih cepat melalui koordinasi lintas pemerintah.
Warga menyambut baik perbaikan tersebut. Kerusakan jalan di jalur penghubung itu sebelumnya kerap dikeluhkan karena berpotensi memicu kecelakaan, terutama pada malam hari.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan kanal pengaduan resmi guna mempercepat penanganan persoalan publik. (SPT)













