MAKLUMAT – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriyah pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan itu dihadiri puluhan anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai perwakilan dari penerima santunan.
Secara simbolis, Kepala Kemenag Chaironi Hidayat menyerahkan santunan senilai Rp 200 ribu per anak dalam acara yang dipusatkan di aula Kantor Kemenag, Jalan Adi Sucipto Nomor 112 Banyuwangi, itu. Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kemenag Fathurrahman turut mendampingi.
Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi Muh. Khozin juga turut menyerahkan santunan disaksikan oleh Komisioner Baznas yang lain, Lukman Hadi dan Elly Irwan Suryanto, serta Sekretaris Baznas Santi Dewi.
Di awal acara, suara merdu Ilham, siswa Sekolah Menengah Luar Biasa (SMPLB) Negeri, yang melantunkan sholawat sembari memainkan musik elekton menjadi hiburan pembuka. Penyandang tuna netra itu juga melafalkan ayat suci Al Qur’an dengan suara yang menghanyutkan jiwa.
Begitu juga di akhir acara. Rahma, siswi SMPLB Negeri, menyanyikan lagu Islami diiringi musik elekton. Suara lantangnya sempat menghipnotis undangan yang hadir di aula Kemenag.
Fathurrahman, Kasi Zawa Kemenag, mengatakan bahwa kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas serentak dilaksanakan oleh seluruh Kemenag di Indonesia. “Di Banyuwangi diselenggarakan Rabu, 24 Juni 2026, tetapi ada Kemenag yang menyelenggarakan tanggal 25 Juni 2026,” katanya.
Di Banyuwangi, lanjut dia, ada 250 anak yatim dan penyandang disabilitas yang menerima santunan masing-masing Rp 200 Ribu. Perinciannya, 150 anak dari MTs Negeri dan MAN serta 100 anak yatim dan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).
Total santunan mencapai Rp 50 juta yang di-support oleh Baznas dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) seluruh pegawai Kemenag. “Hari ini (24/6/2026), yang dihadirkan di aula Kemenag adalah perwakilan anak yatim dan penyandang disabilitas dari SLB Negeri dan SLB PGRI Banyuwangi,” ungkap pria yang akrab disapa Fathur itu saat menyampaikan sambutan.
Dia menambahkan, tema dari kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas kali ini adalah “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri; Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”. “Saya senang bisa melihat wajah-wajah bahagia dari adik-adik yang hadir di sini (aula Kemenag). Semoga kelak adik-adik menjadi orang yang sukses,” ucap Fathur.
Sementara itu, Kepala Kemenag Chaironi Hidayat mengatakan bahwa kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas itu merupakan momentum yang baik di bulan Muharram untuk memberikan dukungan semaksimal mungkin. “Anak-anak istimewa ini harus kita support supaya percaya diri, sehingga bisa mengembangkan diri agar kelak berhasil menjadi orang sukses,” tegas Chaironi.
Muh Khozin, Komisioner Baznas Kabupaten Banyuwangi, dalam sambutannya menegaskan bahwa santunan yang diberikan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas itu merupakan ZIS yang disetorkan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kemenag Banyuwangi. “ZIS yang telah disetorkan oleh seluruh pegawai Kemenag telah memberikan manfaat bagi anak yatim dan penyandang disabilitas melalui kegiatan santunan ini,” kata Khozin. (*)
Penulis: Irwan Suryanto












