Gedangan Juara Umum MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo 2026, Sedati Jadi Defile Terbaik

Malam penutupan MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (20/7/2026). Kecamatan Gedangan berhasil keluar sebagai juara umum MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Kecamatan Gedangan keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 Tingkat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 setelah meraih nilai tertinggi. Sementara itu, penghargaan defile terbaik diraih Kecamatan Sedati.

Pengumuman pemenang disampaikan pada malam penutupan MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (20/7/2026).

Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn memberikan apresiasi kepada para peserta dengan menyiapkan dua tiket umrah yang akan diundi di antara seluruh juara pertama pada setiap cabang musabaqah. Selain itu, uang pembinaan bagi para pemenang akan disalurkan secara nontunai.

Berdasarkan hasil akhir, Kecamatan Gedangan menempati posisi teratas dengan 166 poin, disusul Kecamatan Candi dengan 118 poin di peringkat kedua dan Kecamatan Waru dengan 110 poin di posisi ketiga.

Selanjutnya, Kecamatan Sidoarjo (96 poin), Wonoayu (90 poin), Sedati (67 poin), Jabon (61 poin), Tulangan (47 poin), Tanggulangin (40 poin), Krian (37 poin), Porong (34 poin), Taman (28 poin), Balongbendo (25 poin), Sukodono (21 poin), Krembung (20 poin), Prambon (19 poin), Tarik (16 poin), serta Buduran (5 poin).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengungkapkan bahwa gelaran MTQ ke-32 tahun ini diikuti lebih dari 520 peserta yang berkompetisi pada 40 cabang musabaqah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 150 peserta berhasil meraih gelar juara.

Baca Juga  Kemendikdasmen Gelar Sayembara 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Segera Daftar di Link Berikut!

“Alhamdulillah, Kabupaten Sidoarjo merupakan gudangnya qari dan qariah. Melalui MTQ ini kita berharap terus lahir qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama Sidoarjo di tingkat Provinsi Jawa Timur hingga tingkat nasional,” ucapnya.

Fenny juga memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih prestasi. Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan untuk meningkatkan kualitas generasi Qurani.

“Yang belum menjadi juara jangan patah semangat. Teruslah berlatih dan belajar karena kesempatan untuk berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional masih terbuka lebar,” pesannya.

Ia berharap, penyelenggaraan MTQ dapat terus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi.

“Saya juga berharap melalui ajang ini semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi,” tandas Fenny.