MAKLUMAT — Sidang Tanwir Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang digelar di Gedung B Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), menetapkan 27 calon formatur tetap, Kamis (6/8/2026).
Permusyawaratan kali ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Tapak Suci, dengan penerapan sistem pemilihan elektronik alias e-voting dalam pemilihan bakal calon formatur Pimpinan Pusat Tapak Suci periode 2026–2031.
Melalui sistem digital yang diakses menggunakan pemindaian barcode identitas peserta, proses pemungutan suara berlangsung secara elektronik. Sebanyak 67 bakal calon formatur dari berbagai daerah di Indonesia sebelumnya telah mengikuti tahapan seleksi dengan mengisi blangko kesediaan.
Dalam Sidang Tanwir, peserta menggunakan hak pilihnya untuk menentukan 27 calon formatur yang akan melanjutkan proses pembentukan kepemimpinan Tapak Suci periode 2026-2031.
Ketua Panitia Muktamar, Wiwaha Aji SPd PUa, menegaskan bahwa penerapan e-voting menjadi bagian dari upaya meningkatkan tata kelola organisasi yang lebih modern, cepat, dan akuntabel.
“Hasil langsung muncul real-time. Tidak ada lagi penghitungan manual. Ini bukti Tapak Suci siap beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci, Drs M Afnan Hadikusumo PBr, mengapresiasi penggunaan sistem digital dalam proses pemilihan tersebut. Menurutnya, penguatan nilai keimanan, ilmu pengetahuan, dan pemanfaatan teknologi perlu berjalan seiring.
“Kuat jasmani, kuat rohani, dan juga melek digital. E-voting ini awal transformasi Tapak Suci ke depan,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, berikut 27 calon formatur tetap Pimpinan Pusat Tapak Suci periode 2026-2031 berdasarkan perolehan suara terbanyak:
1. Drs. M. Afnan Hadikusumo, P.Br.: 70 suara (3,37%)
2. M. Shiddiq, S.P., P.Br.: 69 suara (3,32%)
3. Dr. Rony Syaifullah, M.Pd., P.Ua.: 67 suara (3,22%)
4. Abas Akbar, S.E., M.M., P.Ua.: 58 suara (2,79%)
5. A. Fanan Hasanudin, P.Br.: 56 suara (2,60%)
6. Aldia Witra, S.E., M.I.Kom., P.Ua.: 56 suara
7. Wiwoho Aji Santoso, S.Pd., P.Ua.
8. M. Wafid Agung Novianto, M.Sc., P.Ua.: 53 suara (2,55%)
9. Joko Suseno, P.Ua.: 51 suara (2,45%)
10. Dra. Titik Mutiah, M.A., Ph.D., P.Ua.: 49 suara (2,36%)
11. Prof. M. Sasmito Djati, M.S., I.P.U., ASEAN.Eng., P.Ua.: 48 suara (2,31%)
12. Mus Suherman, P.Ua.: 46 suara (2,21%)
13. Drs. Mahfud, M.H., P.Ua.: 44 suara (2,12%)
14. Kurnia Efendi, P.Mdy.: 44 suara (2,12%)
15. Ahmad Djam’an, M.Ag., P.Br.: 43 suara (2,07%)
16. Drs. Sudjono, P.Br.: 42 suara (2,02%)
17. Dr. Chairul Muriman, S.E., S.H., M.P., P.Ua.: 41 suara (1,97%)
18. Dr. Jazim Ahmad, M.Pd., P.Ua.: 41 suara (1,97%)
19. Romy Ardiansyah Verizal, P.Ka.: 41 suara (1,97%)
20. Suliantoro, S.E., M.M., P.Ua.: 41 suara (1,97%)
21. Hisbullah Rahman, B.Sc., P.Br.: 40 suara (1,92%)
22. Chablullah Wibisono, M.M., IPU., P.Ua.: 40 suara (1,92%)
23. Juni Herdwiyono, S.E., P.Ua.: 40 suara (1,92%)
24. Deden Firman Syahidin, S.E., P.Mdy.: 39 suara (1,88%)
25. Prof. Partino, M.Pd., P.Ka.: 38 suara (1,83%)
26. A. Syauqi Soeratno, M.M., P.Ma.: 37 suara (1,78%)
27. Akhmad Radiansyah Yulladi, P.Ma.: 36 suara (1,73%)
*) Penulis: Wigatiningsih













