OSN 2026 Digelar di UMM, 540 Talenta Sains Berlaga

OSN

MAKLUMAT – OSN atau Olimpiade Sains Nasional 2026 lagi-lagi menyapa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai tuan rumah. Ajang jenjang pendidikan menengah ini resmi dibuka di Hall Dome UMM, Selasa (15/9/2026), dan berlangsung hingga 20 September 2026.

Sebanyak 540 finalis terbaik dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di UMM untuk berkompetisi dalam sembilan bidang sains. Yakni matematika, fisika, kimia, biologi, informatika, astronomi, kebumian, geografi, dan ekonomi.

Tahun ini, antusiasme peserta OSN 2026 meningkat sebagaimana disampaikan Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono. Ia menilai jumlah pendaftar mencapai 297.955 peserta, atau naik 12,33 persen dari tahun 2025.

Peningkatan juga terlihat pada ekshibisi kompetisi kecerdasan artifisial (AI). Jumlah pendaftarnya melonjak 72 persen. Kondisi tersebut menunjukkan minat pelajar terhadap sains dan teknologi terus berkembang.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Ir. Suharti mengatakan tingginya minat terhadap sains harus diikuti pembentukan karakter. Menurutnya, kemampuan akademik saja tidak cukup untuk menghadapi perkembangan teknologi, termasuk era kecerdasan artifisial.

“Dalam kompetisi sains, jelas kita membutuhkan kecerdasan. Namun, pada saat yang sama, kita sangat membutuhkan kejujuran, integritas, dan sportivitas. Karakter adalah fondasi prestasi. Menang itu penting, tetapi menjadi manusia yang baik itu utama. Jujur itu juara,” tegas Suharti.

Baca Juga  Dorong Anak Usia Dini Lebih Kritis, Kemendikdasmen Gelar Aksi Ilmuwan Cilik

UMM kembali dipercaya menjadi tuan rumah OSN 2026 karena dinilai memiliki fasilitas dan lingkungan akademik yang mendukung penyelenggaraan kompetisi talenta tingkat nasional.

Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik mengatakan penyelenggaraan OSN sejalan dengan arah transformasi kampus yang tidak hanya menjadi penyedia pengetahuan, tetapi juga menghasilkan solusi bagi masyarakat.

“UMM terus melakukan transformasi penting dari knowledge provider menuju problem solver institution. Sains dan ilmu pengetahuan yang dikembangkan harus diutamakan untuk memberi solusi pada kehidupan masyarakat agar lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Selain menjadi arena kompetisi, OSN 2026 menjadi bagian dari pembinaan talenta berkelanjutan. Para juara akan mendapat kesempatan mengikuti seleksi Beasiswa Talenta Indonesia melalui kerja sama dengan LPDP untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

UMM juga memperkuat ekosistem talenta melalui Talent Incubator Hub. Fasilitas tersebut diarahkan menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kepemimpinan digital, kreativitas, dan kemampuan sains.

Dengan berkumpulnya 540 finalis dari seluruh Indonesia, UMM tidak hanya menjadi lokasi kompetisi OSN 2026. Kampus tersebut juga menjadi ruang pertemuan talenta muda yang dipersiapkan menghadapi perkembangan sains dan teknologi.

Baca Juga  Dinilai Positif, Semua Siswa Kelas 12 Smamda Bakal Ikuti Tes Kemampuan Akademik