MAKLUMAT – SMK Muhammadiyah 3 (Mutia) Ngoro, Kabupaten Mojokerto sukses meraih Maklumat.id Partnership Award 2026 berkat keberhasilannya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang inklusif dan berdaya saing global. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen SMK Mutia dalam melahirkan generasi inovatif melalui strategi tiga jalur sukses: bekerja, melanjutkan kuliah, dan berwirausaha (BMW).
Keberhasilan lembaga berstatus SMK Pusat Keunggulan (PK) ini tidak lepas dari peran dingin Direktur SMK Mutia, Ednan Rudianto, S.H., M.Kn. Di bawah kepemimpinannya, sekolah ini menjelma sebagai sekolah unggulan yang mengawinkan penguasaan keterampilan industri dengan penguatan karakter spiritual.
”Kami mengarahkan siswa agar memiliki tiga pilihan masa depan yang jelas setelah lulus: bekerja, kuliah, atau berwirausaha. Semua jalur itu sama bermartabatnya dan mulia,” tegas Ednan, Jumat (19/6/2026).
Untuk memuluskan target tersebut, ia menggebrak lewat berbagai program transformatif. Pada sisi spiritual dan penguatan karakter, pihak sekolah rutin menggelar Morning Spiritual Gathering (MSG) bagi siswa dan Kajian Ahad Pagi Fajar Shodiq dua bulan sekali yang melibatkan orang tua, dengan menghadirkan tokoh nasional seperti Kepala BPSDM Pemprov Jawa Timur, Ramliyanto.
Bukan hanya karakter, Ednan yang juga dikenal sebagai salah satu pengusaha papan atas di Mojokerto ini merombak total infrastruktur belajar. SMK Mutia kini memiliki Mutia Exhibition Center, sebuah gedung dua lantai yang menjadi ruang pamer karya kreatif lintas jurusan. Selain itu, ruang praktik futuristik dan higienis untuk jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) serta Elektro sengaja dibangun demi memantik kreativitas siswa.
Langkah paling masif yang membawa sekolah ini meraih penghargaan adalah keberhasilannya menembus panggung internasional. Ia aktif menjalin kemitraan global yang membuka lebar peluang magang dan kerja ke Jepang, Jerman, hingga Korea Selatan.
Akselerasi ini diperkuat lewat seminar internasional berkala untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris siswa. Bahkan, dalam momentum milad gabungan—Milad ke-113 Muhammadiyah dan Milad ke-12 SMK Mutia—sekolah mendatangkan langsung pakar dari International University Malaya-Wales (IUMW) Malaysia serta BBPPMPV BOE Malang.
”Penguasaan bahasa asing adalah kunci utama jika lulusan SMK ingin mendobrak pasar global. Kami melatih kepercayaan diri dan komunikasi internasional mereka sejak di bangku sekolah,” tegasnya.
Capaian SMK Mutia Ngoro dalam menyabet Maklumat.id Partnership Award 2026 yang digelar di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Ahad (14/6/2026) menegaskan bahwa sekolah vokasi tidak lagi sekadar menjadi pabrik pencetak buruh siap kerja, melainkan inkubator SDM yang adaptif dan multidimensi.
Kepemimpinan Ednan Rudianto berhasil mendobrak sekat kaku pendidikan formal dengan mengintegrasikan tiga pilar utama, yakni kelayakan kerja industri (employability), internasionalisasi, dan ketahanan spiritual. Strategi “BMW” yang ditopang oleh fasilitas modern dan jejaring luar negeri menempatkan SMK Mutia sebagai role model ideal sekolah kejuruan modern.
Di tengah ketatnya persaingan global, keberanian sekolah ini membekali siswa dengan kemampuan bahasa asing, dan mentalitas wirausaha menjadi pembeda utama yang membuat mereka layak menyandang predikat sekolah unggulan.












