MAKLUMAT – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember bergerak cepat memperbaiki Jembatan Curah Kenceng yang jebol. Perbaikan jembatan di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, itu dilakukan beberapa jam setelah laporan warga diterima melalui kanal pengaduan Wadul Gus’e pada Jumat (10/4/2026).
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Konstruksi Jalan, Tim Alat Kelengkapan, serta Tim Bidang Jembatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Langkah itu ditempuh guna memulihkan akses masyarakat yang sempat terputus akibat kerusakan jembatan.
Jebolnya Jembatan Curah Kenceng sebelumnya mengakibatkan terganggunya jalur penghubung antarwilayah, khususnya di ruas poros Balung-Kemuning. Kondisi tersebut berdampak pada mobilitas warga serta distribusi barang di kawasan selatan Jember.
Petugas reaksi cepat DPUPR Jember Moh. Adi mengatakan bahwa tim langsung melakukan asesmen lapangan begitu laporan diterima.
“Kami bergerak cepat untuk memastikan akses warga segera pulih. Penanganan darurat menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” ujarnya.
Dalam proses perbaikan, DPUPR menggunakan alat berat untuk membongkar bagian jembatan yang rusak. Tahap awal difokuskan pada pemasangan delapan struktur top bottom di bawah konstruksi jembatan untuk memperkuat pondasi.
Selama proses pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas di jalur Balung–Kemuning ditutup sementara dan dialihkan ke jalur alternatif. Pengalihan dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempercepat proses perbaikan.
Hingga Senin (13/4/2026), perbaikan masih berlangsung secara intensif. DPUPR menargetkan jembatan dapat segera difungsikan kembali sebagai akses vital warga.
Warga Desa Glundengan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah. “Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Jember dan Dinas PU yang telah memperbaiki jembatan ini. Harapan kami, ke depan bisa dipasang lampu penerangan jalan di sepanjang ruas ini,” kata Suhaimi, warga setempat.
Perbaikan Jembatan Curah Kenceng menjadi salah satu contoh respons cepat Pemerintah Kabupaten Jember dalam menindaklanjuti aduan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur yang berdampak langsung pada aktivitas harian warga. (SPT)














