MAKLUMAT – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas solidaritas yang dinilai konsisten di tengah konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.
Dalam pesan Idulfitri 1447 Hijriah yang disampaikan melalui akun X resminya, Araghchi tidak hanya mengucapkan selamat hari raya, tetapi juga menyoroti dukungan nyata dari negara-negara Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
“Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Muslim serta para pecinta keadilan di Asia Tenggara yang telah menunjukkan solidaritasnya,” tulis Araghchi, Minggu (22/3/2026).
Ia menilai sikap Indonesia mencerminkan keberpihakan terhadap nilai kemanusiaan di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya.
Senada dengan itu, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengungkapkan bahwa dukungan masyarakat Indonesia tidak berhenti pada pernyataan di ruang publik.
Menurutnya, Kedutaan Besar Iran di Jakarta menerima berbagai bentuk empati langsung dari warga, mulai dari ratusan karangan bunga, ribuan surat dukungan, hingga kunjungan masyarakat yang menyampaikan simpati secara langsung.
“Kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia atas perhatian yang diberikan kepada rakyat Iran,” ujar Boroujerdi.
Bagi Iran, dukungan tersebut menjadi energi moral di tengah tekanan internasional yang meningkat. Solidaritas dari Indonesia dinilai memperkuat pesan bahwa isu kemanusiaan tetap mendapat perhatian global, terutama dari negara-negara dengan populasi Muslim besar.
Pernyataan Menlu Iran tidak sekadar ucapan terima kasih, tetapi mencerminkan dinamika baru dalam hubungan internasional, khususnya peran solidaritas publik dalam diplomasi global.
Dukungan masyarakat Indonesia menunjukkan bahwa diplomasi tidak lagi dimonopoli negara. Aksi warga dari surat hingga simbol dukungan, berubah menjadi kekuatan moral yang diakui aktor internasional.
Sikap konsisten Indonesia dalam isu kemanusiaan memperkuat posisinya sebagai negara dengan pengaruh moral, bukan militer. Ini menjadi modal penting dalam percaturan geopolitik global.
Apresiasi Iran juga merupakan bagian dari upaya membangun opini internasional. Dukungan dari negara besar seperti Indonesia membantu memperkuat legitimasi narasi Iran di mata dunia.
Di sisi lain, kedekatan persepsi dengan Iran juga menuntut kehati-hatian Indonesia agar tetap menjaga posisi bebas aktif, tanpa terjebak dalam polarisasi blok geopolitik.












