Tolak Anarkisme, Ketum DPP IMM: Kedepankan Persatuan dan Soliditas di Tengah Ketidakpastian Global

Ketua Umum DPP IMM, Riyan Betra Delza. (Foto: tangkapan layar)

MAKLUMAT — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Riyan Betra Delza, menegaskan pentingnya menjaga soliditas bangsa dan menolak segala bentuk tindakan anarkisme di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global yang saat ini sedang dihadapi berbagai negara, termasuk Indonesia.

Menurut Riyan, kondisi dunia yang diwarnai konflik geopolitik, ketegangan perdagangan internasional, serta perlambatan ekonomi global menuntut seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas nasional.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, seluruh elemen bangsa harus mengedepankan persatuan dan soliditas. Kita harus menolak segala bentuk anarkisme yang dapat mengganggu ketertiban umum serta menghambat upaya bangsa dalam menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Maklumat.id, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Riyan, Indonesia membutuhkan suasana yang kondusif agar berbagai agenda pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Sebab itu, ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah harus tetap dilakukan dalam koridor demokrasi yang sehat, damai, dan konstitusional.

“Kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi. Namun kritik harus disampaikan secara beradab dan bertanggung jawab. Jangan sampai perbedaan pandangan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memicu tindakan anarkis yang merugikan masyarakat luas,” tandas pemuda asal Sumatra Barat itu.

Baca Juga  Temui Menhut Raja Juli, DPP IMM Bahas Program Penanaman 2 Juta Pohon

Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan nasional dengan mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan kebangsaan.

Menurut Riyan, sejarah telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu melewati berbagai krisis karena memiliki modal sosial yang kuat berupa persatuan dan kebersamaan. Karena itu, di tengah berbagai tekanan global saat ini, seluruh komponen bangsa perlu memperkuat solidaritas dan menghindari tindakan yang dapat memecah belah masyarakat.

“Indonesia memiliki fondasi kebangsaan yang kokoh. Di tengah turbulensi geopolitik dan ekonomi global, yang kita perlukan adalah memperkuat persaudaraan, menjaga stabilitas, dan membangun optimisme bersama. Menolak anarkisme adalah bagian dari upaya menjaga masa depan bangsa,” kata dia.

DPP IMM, lanjut Riyan, berharap supaya pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan ruang demokrasi yang sehat, menjaga ketertiban sosial, serta memperkuat semangat persatuan demi menghadapi tantangan global dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.