4 Kategori Sekolah Menurut Ketua PWM Jatim Prof Sukadiono

Ketua PWM Jatim, Prof Dr dr Sukadiono MM, ketika menyampaikan sambutan dalam Gebyar Milad ke-50 tahun Smamda Sidoarjo, Sabtu (31/1/2026). (Foto: Ubay NA/ IST)

MAKLUMAT — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof Dr dr Sukadiono MM, menyampaikan empat kategori sekolah berdasarkan kualitas input, proses, dan profil lulusan yang dihasilkan.

Hal itu ia sampaikan ketika memberikan sambutan dalam Gebyar Milad ke-50 tahun SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, yang digelar di Auditorium KH AR Fachruddin, Sabtu (31/1/2026).

Sukadiono mengapresiasi perjalanan panjang Smamda Sidoarjo hingga mencapai usia 50 tahun. Ia menyebut, Smamda Sidoarjo adalah salah satu sekolah di jenjang SMA/sederajat yang menjadi kebanggaan Muhammadiyah, khususnya di lingkungan Muhammadiyah Jawa Timur.

Hal itu, kata dia, lantaran Smamda Sidoarjo konsisten dalam meraih prestasi, baik oleh para muridnya, maupun guru-guru, serta institusinya. “Ada dua SMA Muhammadiyah yang konsisten keunggulannya (di Jawa Timur), konsisten dengan prestasinya,” ujarnya.

“Yang pertama adalah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, dan (yang kedua) SMA Muhammadiyah 2 Surabaya,” lanjut Sukadiono.

4 Kategori Sekolah

Lebih lanjut, Sukadiono mengungkapkan terdapat empat jenis atau kategori sekolah, yakni bad school, good school, effective school, dan excellence school. Pertama adalah bad school. Menurutnya, bad school adalah sekolah yang memiliki input baik, bahkan sangat baik, tetapi prosesnya kurang baik, sehingga menghasilkan output atau lulusan yang kualitasnya menjadi tidak baik.

Baca Juga  Tegaskan Keunggulan, Smamda Sidoarjo Terbitkan Buku "Summer Camp in Taiwan" Karya Siswa

“Kedua adalah good school, itu input sekolahnya baik, artinya yang masuk di situ baik, kemudian prosesnya juga baik. Output atau lulusannya juga baik,” jelasnya.

Ketiga, Sukadiono menyebut jenis sekolah effective school, yakni sekolah yang menurutnya memiliki input baik, prosesnya juga sangat baik, sehingga kualitas lulusannya juga sangat baik.

“Nah, yang tertinggi adalah excellence school. Excellence school ini adalah input-nya sangat baik, prosesnya juga sangat baik, dan kemudian kualitas lulusannya atau output-nya juga sangat baik,” tandas pria yang juga menjabat Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan di Kemenko PMK RI itu.

Insya Allah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo ini adalah menjadi excellence school yang menjadi kebanggaan Muhammadiyah Jawa Timur. Mudah-mudahan tidak berpuas diri dengan prestasi yang dicapai selama ini, di usia 50 tahun ini, ke depan tantangannya semakin banyak,” lanjutnya.

Ke depan, ia berharap sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah, termasuk Smamda Sidoarjo, untuk terus konsisten dan berkembang semakin baik. Sebagaimana ditargetkan oleh PP Muhammadiyah, Sukadiono berharap agar Smamda Sidoarjo mampu masuk ke dalam jajaran 100 besar SMA terbaik di Indonesia.

Baca Juga  Bangkit Pascabanjir, Muhammadiyah Aceh Utara Mulai Pembangunan Gedung Dakwah di Krueng Mane

Ribuan Prestasi dalam 3 Tahun Terakhir

Sebelumnya, Kepala Smamda Sidoarjo, M Zainul Arifin SKom MM, dalam sambutannya menegaskan visi Smamda untuk menjadi sekolah unggul dan berkarakter berdasarkan nilai-nilai Islam. Ia juga memamerkan berbagai prestasi yang berhasil diraih oleh murid-murid Smamda Sidoarjo, khususnya dalam tiga tahun terakhir.

Alhamdulillah ribuan prestasi berhasil diraih siswa smamda, baik di tingkat kabupaten, tingkat provinsi, nasional, maupun internasional. Dalam tiga tahun terakhir sejumlah 1.573. Kalau dari awal mungkin bisa (mencapai) ratusan ribu,” sebutnya.

Dalam Gebyar Milad tersebut, juga diluncurkan buku berjudul “Summer Camp in Taiwan” yang merupakan karya murid-murid International Class Program Smamda Sidoarjo pasca mengikuti kegiatan student exchange di Taiwan beberapa waktu lalu.

Sekadar diketahui, selain Sukadiono, turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi, Sekretaris PWM Jawa Timur Prof Dr Biyanto MAg, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM Jawa Timur Prof Dr Khozin MSi, serta Ketua Komite Smamda Sidoarjo dr Tjatur Prijambodo MKes.

Tak cuma itu, tampak hadir pula Ketua Asprov PSSI Jawa Timur yang juga Ketua Alumni Smamda Sidoarjo, Ahmad Riyadh UB PhD, Sekretaris PDM Sidoarjo Burhanuddin MPd, Ketua PDA Sidoarjo Apt Muflikah SSi, perwakilan Ortom Muhammadiyah tingkat daerah, hingga ribuan alumni dari berbagai angkatan.

Baca Juga  Muhammadiyah dan NU Itu Orang Tua Kandung Republik Indonesia

Sebelumnya, berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai rangkaian agenda Milad ke-50 Smamda Sidoarjo, mulai dari Tabligh Akbar bersama Ustaz Wijayanto pada 16 Januari lalu, serta Smamda Festival yang diikuti berbagai SMP/MTs se-Kabupaten Sidoarjo pada 16-21 Januari.