Viral Tukang Ojek Pandeglang Jadi Tersangka Usai Kecelakaan di Jalan Rusak, Polisi Beri Klarifikasi

MAKLUMAT — Seorang tukang ojek di Kabupaten Pandeglang, Banten dikabarkan menjadi tersangka usai mengalami kecelakaan akibat jalan rusak. Namun, Polda Banten menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan belum ada penetapan tersangka dalam kasus itu.

“Perlu diketahui oleh rekan-rekan semua, bahwa sampai saat hari, sore ini, penyidik Satlantas Polres Pandeglang masih mendalami perkara ini,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten Komisaris Besar Maruli Ahiles Hutapea, melansir Instagram resmi Polda Banten, Senin (23/2/2026).

Hutapea menjelaskan bahwa perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan sehingga dipastikan belum ada penetapan tersangka. Ia menegaskan bahwa berita viral terkait penetapan tersangka pada tukang ojek tersebut adalah hoaks.

Ia juga menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang mengetahui, mendengar, atau merasa kurang puas terhadap penanganan kasus itu, Satlantas Polres Pandeglang membuka ruang konsultasi dan siap menerima berbagai masukan sebagai bahan perbaikan.

“Kami dari Polda Banten menghaturkan turut berbela sungkawa, sehingga almarhum ditempatkan di sisi yang terbaik, menjadi penghuni surga,” ​ujar Hutapea.

Sebelumnya, pengemudi ojek berinisial MA dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan laporan polisi bernomor LP/B/21/I/2026/SPKT/Lantas Polres Pandeglang. Ia disebut-sebut bertanggung jawab atas meninggalnya penumpangnya saat melintasi jalan yang berlubang.

Baca Juga  Canangkan Desa Ekspor Ikan Mas Koki di Pandeglang, Menteri Yandri: Luar Biasa!

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (27/1/2026) silam. Saat itu, MA membonceng penumpangnya yang berinisial KR dan melaju di Jalan Raya Pandeglang menuju Labuan. Dalam perjalanan, MA berusaha menghindari beberapa lubang di jalan sehingga roda depan sepeda motor yang dikemudikannya justru terperosok ke lubang lain.

Akibatnya, ia dan penumpangnya terjatuh ke aspal. Pada saat bersamaan, sebuah ambulans desa yang melintas menabrak tubuh penumpangnya. KR lalu meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Informasi mengenai peristiwa ini kemudian memicu kemarahan warganet di media sosial. Tidak sedikit yang menilai pihak yang seharusnya bertanggung jawab adalah pemerintah, karena memiliki kewajiban memastikan kondisi jalan tetap aman dan layak digunakan masyarakat.