Mendiktisaintek: Daerah Tanpa Kampus Tetap Dapat Dukungan Riset Perguruan Tinggi

MAKLUMAT — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto menyebut bahwa daerah yang tidak memiliki kampus akan tetap mendapat dukungan penelitian dan pendampingan dari perguruan tinggi di daerah lain.

Ia menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memperkuat kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut bersifat fleksibel sehingga dukungan riset tetap dapat dilakukan ke daerah yang belum memiliki perguruan tinggi.

“Ya tentu kan kalau kampus itu fleksibel ya. Meskipun sebuah kampus tidak ada di sana (daerah tersebut), bisa melakukan penelitian di daerah yang tidak ada kampusnya,” ujarnya kepada wartawan Maklumat.id di Kantor PWM Jatim, Surabaya, Jumat (9/5/2026).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan Kemendiktisaintek agar perguruan tinggi di seluruh Indonesia lebih berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan lokal.

Oleh karenanya, kini Kemendiktisaintek saat ini sedang mengonsolidasikan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk membentuk tim-tim ahli yang dapat menjadi mitra strategis bagi kepala daerah.

Brian pun menyebut bahwa keterlibatan perguruan tinggi tidak hanya difokuskan pada wilayah tempat kampus berada, melainkan dapat menjangkau berbagai daerah sesuai kebutuhan dan bidang keahlian yang dimiliki masing-masing akademisi.

Baca Juga  Indonesia dalam Pusaran Transformasi Pendidikan Tinggi Global

Kemendiktisaintek akan memastikan setiap pemerintah daerah memperoleh dukungan berupa riset hingga tenaga ahli yang maksimal. “Jadi silahkan nanti topik-topiknya, dosennya, mahasiswanya bisa disebar ke seluruh daerah,” pungkasnya.