Profil Hercules, Ketum GRIB Jaya yang Dilaporkan Koalisi Ormas Islam ke Polda Metro Jaya

profil hercules

MAKLUMAT — Profil Hercules Rosario Marshall kembali menjadi perhatian publik setelah namanya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Koalisi Ormas Islam untuk Perlindungan Perempuan.

Laporan tersebut membuat publik kembali menyoroti perjalanan hidup Hercules yang selama ini dikenal sebagai figur keras, kontroversial, sekaligus berpengaruh di Jakarta.

Di balik citranya sebagai pimpinan GRIB Jaya, Hercules memiliki perjalanan hidup panjang yang penuh dinamika, mulai dari kehidupan keras di ibu kota hingga kini aktif sebagai pengusaha dan tokoh ormas.

Lahir di Timor Timur, Besar di Lingkungan Militer

Hercules memiliki nama asli Rosario de Marshall atau Rosario de Marçal. Ia lahir di wilayah Timor Portugis yang kini menjadi Timor Leste pada 27 Mei 1968.

Nama Hercules mulai dikenal ketika dirinya terlibat dalam aktivitas bantuan logistik pada masa operasi militer di Timor Timur. Dari sana, ia membangun relasi dengan sejumlah tokoh militer yang kemudian berpengaruh terhadap perjalanan hidupnya di Jakarta.

Setelah pindah ke ibu kota, Hercules perlahan dikenal sebagai figur yang memiliki pengaruh kuat di kawasan Tanah Abang pada dekade 1990-an.

Pernah Identik dengan Dunia Kekerasan

Pada masa jayanya, Hercules dikenal luas karena kiprahnya di lingkungan premanisme Jakarta. Namanya sering dikaitkan dengan berbagai konflik dan persaingan kelompok pada era tersebut.

Baca Juga  LBH AP Muhammadiyah Se-Indonesia Desak Presiden Segera Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

Meski begitu, Hercules beberapa kali mengaku telah meninggalkan kehidupan lamanya. Ia bahkan sempat menjalani hukuman penjara sebelum akhirnya mengubah arah kehidupannya.

Dalam sejumlah kesempatan, Hercules menyebut dirinya ingin fokus pada kegiatan usaha, organisasi, dan aktivitas sosial kemasyarakatan.

Aktif di Bisnis dan Organisasi

Kini, Hercules dikenal aktif di berbagai bidang usaha. Ia disebut memiliki bisnis jasa pengamanan, usaha perikanan, hingga pengelolaan pasar.

Selain itu, ia juga masih menjabat sebagai Ketua Umum DPP GRIB Jaya hingga 2026.

Di lingkungan sosial, Hercules beberapa kali terlihat terlibat dalam kegiatan santunan anak yatim, pembangunan masjid, hingga kegiatan keagamaan lainnya.

Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Belakangan, nama Hercules kembali ramai diperbincangkan setelah dilaporkan oleh Koalisi Ormas Islam untuk Perlindungan Perempuan, salah satunya dari LBH AP PP Muhammadiyah secara resmi mendampingi putri penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana.

Mereka melaporkan Ketua Umum Hercules Rosario Marshall ke Polda Metro Jaya pada 22 Mei 2026. Laporan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengaduan sebelumnya yang telah disampaikan ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan terkait dugaan intimidasi dan persekusi.

Kasus ini bermula dari peristiwa pada 17 Mei 2026 ketika Ilma diduga dibawa paksa ke markas GRIB Jaya dan disebut tidak diperbolehkan pulang agar ayahnya, Ahmad Bahar, datang menemui pihak ormas.

Baca Juga  LBH AP Muhammadiyah Siapkan Gugatan Jika Pemerintah Tak Kunjung Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

Dalam laporannya, korban juga mengaku mengalami intimidasi menggunakan senjata api, di mana Hercules disebut mengeluarkan pistol dan menembakkannya ke arah bawah sebanyak dua kali untuk memberikan tekanan psikologis.

Selain itu, terdapat dugaan pelanggaran UU ITE berupa peretasan telepon genggam milik korban yang diduga digunakan untuk mengirim pesan provokatif kepada pihak Hercules hingga memicu kemarahan anggota ormas.

Ilma juga mengaku mengalami tekanan verbal selama berada di markas GRIB Jaya, termasuk dipaksa melepas jilbab saat menjalani interogasi.Namun pihak GRIB Jaya membantah seluruh tuduhan tersebut.

Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, meminta publik menunggu proses hukum berjalan.

“Ini negara hukum. Setiap warga negara punya hak untuk mendapatkan keadilan,” ujar Marcel.

Ia juga menilai tuduhan yang diarahkan kepada Hercules lebih banyak membentuk opini publik dan belum terbukti secara hukum.

Sosok Hercules Tetap Mengundang Perhatian

Terlepas dari kontroversi yang melekat pada dirinya, Hercules tetap menjadi figur yang memiliki pengaruh besar di tengah jaringan organisasi dan relasinya.

Perjalanan hidupnya yang berubah dari kehidupan jalanan menuju dunia bisnis dan organisasi membuat namanya terus menarik perhatian publik.

Baca Juga  LBH AP Muhammadiyah Se-Indonesia Desak Presiden Segera Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

Kasus yang kini bergulir di Polda Metro Jaya diperkirakan masih akan menjadi sorotan dalam beberapa waktu ke depan.***