Pendaftaran Magang Jepang Resmi Dibuka Kemnaker Melalui Platform SIAPkerja

tki di jepang

 

MAKLUMAT – Pendaftaran magang Jepang resmi dibuka Kemnaker melalui platform SIAPkerja guna mendongkrak kompetensi global sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing di pasar internasional.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengintegrasikan proses rekrutmen ini lewat ekosistem digital resmi untuk dua program utama, yakni Program Pemagangan Jepang (TITP/Kenshuusei) dan Pelatihan Kaigo (perawatan lansia).

​Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Productivity (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah menegaskan langkah ini merupakan strategi pemerintah dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja global.

​”Kesempatan kerja global harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing,” ujar Darmawansyah dikutip, Senin malam (15/6/2026).

Alur Pendaftaran dan Cara Mengikuti Seleksi

​Kemnaker menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran berlangsung transparan dan bebas dari biaya calo. Calon peserta wajib mengikuti prosedur resmi melalui langkah-langkah berikut:

1.Akses Portal Digital

Calon peserta wajib masuk ke portal resmi Program Pemagangan Jepang atau mengakses ekosistem SIAPkerja dan fitur Skillhub milik Kemnaker.

2.Unduh Dokumen Berkas

Sebelum mendaftar, pelamar harus mengunduh format dokumen persyaratan administrasi yang tersedia di platform tersebut.

Baca Juga  THR ASN Cair Besok, Karyawan Swasta Paling Lambat 24 Maret, Simak Jadwal Berikut!

3.Pendaftaran & Unggah Berkas

Isi data diri secara lengkap dan unggah dokumen pendukung (seperti sertifikat keahlian, ijazah, dan identitas resmi) secara digital.

4.Validasi Jalur Daerah

Setelah lolos verifikasi digital, proses seleksi fisik dan administrasi lanjutan akan bergerak secara bertahap melalui instansi yang ditunjuk, yaitu:

​-Dinas Ketenagakerjaan Provinsi

​-Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota

​-Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP)

​-Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP)

Dua Program Unggulan: Pemagangan Umum & Sektor Kaigo

​Pemerintah membagi peluang ini ke dalam dua jalur strategis dengan kurikulum persiapan yang intensif selama beberapa bulan sebelum keberangkatan:

1.Program Pemagangan Jepang (Umum)

Menyiapkan peserta untuk mengisi sektor industri, manufaktur, pertanian, dan konstruksi. Pelatihan berfokus pada penguasaan bahasa Jepang, pembentukan etos kerja/budaya disiplin lokal, serta keterampilan teknis spesifik.

2.Pelatihan Kaigo (Perawat Lansia)

Program khusus berdurasi enam bulan untuk mencetak caregiver berstandar kompetensi Jepang. Jalur ini sangat prospektif karena Jepang tengah menghadapi lonjakan populasi lansia (aging population) yang membutuhkan suplai tenaga kesehatan dalam jumlah besar.

Rincian Gaji Bersih dan Sektor Kerja (Update 2026)

​Berdasarkan data terbaru dari agensi penyalur resmi Minori, upah peserta magang mengacu pada Upah Minimum Regional (UMR) prefektur di Jepang. Rentang gaji kotor berada di angka ¥100.000 hingga ¥180.000 (Rp10,5 juta – Rp19 juta) per bulan. Nilai ini bisa bertambah signifikan jika peserta mengambil jam lembur (Zangyou).

Baca Juga  Pemerintah Integrasikan Layanan TKA melalui OSS, Dorong Perizinan Lebih Sederhana

Berikut adalah estimasi pendapatan kotor bulanan per sektor:

​-Konstruksi: ¥150.000 – ¥200.000 (Rp15,9 juta – Rp21,2 juta)

​-Caregiver / Perawat: ¥120.000 – ¥180.000 (Rp12,7 juta – Rp19 juta)

​-Manufaktur / Pabrik: ¥120.000 – ¥160.000 (Rp12,7 juta – Rp17 juta)

​-Pertanian: ¥100.000 – ¥130.000 (Rp10,5 juta – Rp13,8 juta)

​Potongan Wajib dan Uang Bersih:

Setiap bulan, gaji kotor peserta akan dipotong untuk Pajak Penghasilan (Shotokuzei), Asuransi Kesehatan & Pensiun (Kenko Hoken / Nenkin), biaya sewa asrama, serta tagihan utilitas (listrik, air, gas, internet). Dengan demikian, Take Home Pay atau uang bersih yang siap dikantongi peserta berkisar antara ¥80.000 hingga ¥120.000 (Rp8,5 juta – Rp12,7 juta) per bulan.

​Kemnaker mengimbau keras masyarakat agar mewaspadai tawaran kerja instan ke luar negeri yang menjanjikan kelulusan cepat tanpa melalui prosedur resmi SIAPkerja demi menghindari sindikat penipuan tenaga kerja.

Menakar Peluang Ekonomi di Tengah Risiko Jalur Ilegal

​Dibukanya kembali keran pemagangan resmi oleh Kemnaker di pertengahan tahun 2026 ini membawa angin segar bagi penguatan serapan tenaga kerja nasional. Sektor Kaigo (perawatan lansia) menjadi peluang paling prospektif mengingat Jepang tengah mengalami krisis demografi akut.

Baca Juga  Lowongan Kerja Tanpa Proses Berbelit, Kemnaker Hadirkan Walk-In Interview

​Namun, tantangan utama pemerintah kini terletak pada dua hal: standardisasi kemampuan bahasa yang kerap menjadi batu sandungan calon peserta, serta pengawasan ketat terhadap agen penyalur nakal.

Gaji bersih berkisar Rp8,5 juta hingga Rp12,7 juta per bulan terbilang sangat kompetitif dibanding upah minimum domestik, sehingga daya tarik program ini diprediksi memicu lonjakan pendaftar. Transformasi digital lewat SIAPkerja diharapkan mampu memangkas birokrasi sekaligus menjadi benteng utama dalam menekan angka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok magang.