Jonathan David Susul Messi, Jadi Pemilik Hattrick Kedua di Piala Dunia 2026

MAKLUMAT — Jonathan David menjadi salah satu bintang terbesar pada fase grup Piala Dunia 2026 setelah mencetak hattrick saat Kanada menghancurkan Qatar dengan skor telak 6-0 di BC Place, Vancouver, Kamis (18/6/2026) waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Tiga gol yang dicetak penyerang berusia 26 tahun itu membuat namanya masuk dalam daftar eksklusif pencetak hattrick di Piala Dunia 2026. Hingga pertandingan grup pada 18 Juni 2026, baru ada dua pemain yang mampu membukukan tiga gol dalam satu laga, yakni Lionel Messi dan Jonathan David.

Messi lebih dahulu mengukir rekor saat membawa Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga Grup J, 17 Juni 2026. Kapten Albiceleste itu mencetak gol pada menit ke-17, 60, dan 76 sekaligus mencatatkan diri sebagai pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil mencetak hattrick pada usia 38 tahun.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by FIFA World Cup (@fifaworldcup)

 

Sehari berselang, Jonathan David mengikuti jejak sang megabintang. Striker Juventus tersebut mencetak gol pada menit ke-29, 45+3, dan 90+2 untuk membawa Kanada meraih kemenangan besar atas Qatar. Torehan itu membuat David menjadi pemain kedua yang mencetak hattrick di Piala Dunia 2026 sekaligus menegaskan statusnya sebagai mesin gol utama Les Rouges.

Baca Juga  Trump Ucapkan Selamat Ramadan, PM Kanada Tegas Perangi Islamofobia

Menariknya, hanya sedikit pemain yang mendekati pencapaian tersebut. Penyerang muda Swiss, Johan Manzambi, sempat berpeluang mencatatkan hattrick saat menghadapi Bosnia-Herzegovina setelah mencetak dua gol. Namun peluang itu sirna karena penalti yang diperoleh Swiss pada menit-menit akhir dieksekusi oleh kapten tim, Granit Xhaka. Alhasil, hingga kini hanya Messi dan David yang tercatat sebagai pemilik hattrick di Piala Dunia 2026.

Dalam laga melawan Qatar, Kanada sebenarnya sudah mendominasi permainan sejak awal pertandingan. Jonathan David beberapa kali mengancam gawang lawan sebelum membuka keunggulan pada menit ke-29 melalui tendangan voli keras memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.

David kemudian menggandakan keunggulan menjelang turun minum setelah menyambar bola muntah hasil tepisan kiper Ibrahim Abunada. Gol ketiganya lahir pada masa injury time babak kedua ketika Qatar bermain dengan sembilan pemain akibat dua kartu merah.

Selain hattrick David, kemenangan Kanada juga ditentukan oleh gol Cyle Larin, Nathan Saliba, serta satu gol bunuh diri Mohamed Al Mannai. Hasil tersebut membawa Kanada memuncaki klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin dan selisih gol impresif.

Profil Jonathan David

Jonathan Christian David lahir di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pada 14 Januari 2000 dari keluarga keturunan Haiti. Saat masih kecil, ia pindah ke Ottawa, Kanada, dan mulai mengembangkan bakat sepak bolanya di sejumlah akademi lokal sebelum menarik perhatian pemandu bakat Eropa.

Baca Juga  Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 

Karier profesional David dimulai bersama KAA Gent di Belgia pada 2018. Di klub tersebut ia langsung tampil impresif dengan mencetak 30 gol dari 60 pertandingan liga dan meraih predikat pencetak gol terbanyak Liga Belgia musim 2019/2020.

Ketajamannya membuat Lille merekrutnya pada 2020. Selama lima musim di Ligue 1 Prancis, David menjelma menjadi salah satu striker paling produktif dengan torehan 87 gol dari 178 pertandingan domestik. Ia juga berperan penting saat Lille menjuarai Ligue 1 musim 2020/2021 dan mematahkan dominasi Paris Saint-Germain.

Pada musim panas 2025, David bergabung dengan Juventus dengan status bebas transfer. Kepindahannya ke Serie A menjadi langkah besar berikutnya dalam karier sang penyerang yang dikenal memiliki kecepatan, kecerdasan membaca ruang, serta penyelesaian akhir yang tajam.

Di level internasional, David memilih membela Kanada meski sempat mendapat peluang memperkuat Amerika Serikat. Keputusan tersebut terbukti tepat karena ia kini berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Kanada dengan koleksi lebih dari 40 gol.

Hattrick ke gawang Qatar semakin memperkuat reputasinya sebagai pemain paling berpengaruh di skuad asuhan Jesse Marsch. Jika mampu menjaga konsistensi, Jonathan David berpeluang membawa Kanada melangkah jauh di Piala Dunia 2026 sekaligus menjadi salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas turnamen.***

Baca Juga  Ismael Saibari Cetak Gol Tercepat Piala Dunia 2026 saat Maroko Tekuk Skotlandia