MAKLUMAT — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta menggelar Jakarta Green Academy 2026, yang dilaksanakan pada Sabtu-Ahad, 25-26 Juli 2026. Ajang tersebut menjadi wujud nyata komitmen IMM dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Tak cuma itu, DPD IMM DKI Jakarta dalam kesempatan tersebut juga meresmikan Lembaga Semi Otonom (LSO) Cagar Urip, yang diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengembangkan berbagai program di bidang lingkungan hidup.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang sekaligus membuka acara, serta Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta yang menutup kegiatan. DPD IMM DKI Jakarta menegaskan, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, serta organisasi kepemudaan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung kebijakan lingkungan.
Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta, Lutfiadi, mengungkapkan bahwa salah satu fokus yang diangkat dalam kegiatan tersebut yakni dukungan terhadap implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta tentang Gerakan Pilah Sampah yang menjadi program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung.
Melalui kebijakan tersebut, masyarakat didorong untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumber agar pengelolaan sampah menjadi lebih efektif, mengurangi beban tempat pemrosesan akhir, sekaligus meningkatkan pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai.
Menurut Lutfiadi, persoalan sampah memerlukan keterlibatan semua pihak. Ia menilai, keberhasilan program dan kebijakan pemerintah tersebut sangat ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat.
“Pilah sampah bukan sekadar mengubah cara membuang sampah, tetapi mengubah cara pandang masyarakat terhadap lingkungan, ” ujarnya, dalam keterangan yang diterima Maklumat.id pada Selasa (28/7/2026).
Ia menegaskan komitmen DPD IMM DKI Jakarta sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah, khususnya dalam memperluas edukasi dan menggerakkan masyarakat supaya kebijakan tersebut berjalan secara optimal.
“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung yang terus mendorong budaya pilah sampah. IMM DKI Jakarta siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk memperluas edukasi dan menggerakkan masyarakat agar kebijakan tersebut dapat berjalan secara optimal,” tandas Lutfiadi.
Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, DPD IMM DKI Jakarta menghadirkan LSO Cagar Urip sebagai pusat gerakan lingkungan organisasi. Ia menjelaskan, lembaga tersebut bakal menginisiasi berbagai kegiatan edukasi, aksi bersih lingkungan, kampanye pengurangan sampah, penghijauan, serta kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas.
DPD IMM DKI Jakarta berharap, pascapelaksanaan Jakarta Green Academy 2026 akan semakin banyak generasi muda yang mengambil peran dalam mendukung program-program lingkungan hidup yang digalakkan pemerintah. Kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.***
*) Penulis: Eva














