Viral Surat Tolak KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah di Kasembon Malang

Kasembon

MAKLUMAT — Sebuah surat yang berisi instruksi untuk menolak kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, beredar di media sosial.

Surat tersebut menjadi perhatian setelah diunggah oleh dai kondang, Ustaz Rifky Ja’far Thalib melalui akun Instagram pribadinya @rifkyjafarthalib.official pada Kamis (6/8/2026).

Surat yang beredar menggunakan kop Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kasembon. Isinya menginstruksikan badan otonom (Banom) dan lembaga di bawah naungan MWCNU Kasembon agar tidak menerima keikutsertaan mahasiswa KKN yang disebut sebagai UNMU dalam berbagai kegiatan warga Nahdliyin.

Dalam surat itu, tidak terdapat penyebutan nama Muhammadiyah secara langsung. Pada bagian hal, tertulis “Instruksi Larangan Kegiatan KKN UNMU”. Berdasarkan konteks surat, UNMU diduga merujuk pada perguruan tinggi Muhammadiyah tempat mahasiswa tersebut menjalankan KKN.

“Himbauan untuk tidak menerima keikutsertaan KKN dari UNMU yang ingin bergabung dengan kegiatan warga Nahdliyin, mengisi kegiatan di TPQ, Madin, pengajian, yasinan, tahlil, istigosah dan lain-lain yang dilaksanakan oleh warga NU dengan alasan apapun. Karena akidah dan benedera kita dengan mereka jelas-jelas berbeda,” demikian bunyi surat yang beredar.

Pantauan Maklumat.id juga menemukan sejumlah kesalahan penulisan dalam surat tersebut. Kesalahan itu terdapat pada beberapa bagian isi surat, sehingga dokumen yang beredar masih menyisakan pertanyaan mengenai proses dan konteks penerbitannya.

Baca Juga  Jusuf Kalla Desak Muhammadiyah Perkuat Entrepreneurship di Usia Ke-113

Hingga berita ini ditulis, MWCNU Kasembon belum memberikan klarifikasi resmi mengenai surat tersebut. Pantauan di akun Instagram @mwc_nu_kasembon juga belum menemukan unggahan yang memberikan penjelasan terkait beredarnya surat itu. Sejumlah unggahan terakhir akun tersebut justru dipenuhi komentar warganet yang mempertanyakan keberadaan surat tersebut.

Sementara itu, Ustaz Rifky Ja’far Thalib turut memberikan tanggapan melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut pelaksanaan KKN mahasiswa Universitas Muhammadiyah sedang berlangsung secara serentak di sejumlah daerah, termasuk Kasembon.

“Yang kami ketahui mahasiswa Unmuh yang ditempatkan disini berasal dari berbagai daerah seperti Bone, NTT, Palu, Jogja, Lampung, dll, dan diantaranya juga warga Nahdliyyin di daerahnya, bahkan nonmuslim,” tulis Rifky.

Rifky menyatakan belum mengetahui secara pasti alasan yang melatarbelakangi keluarnya surat tersebut. Ia juga mengatakan setiap organisasi memiliki keputusan masing-masing, tetapi persoalan yang muncul di tengah masyarakat perlu diselesaikan melalui komunikasi.

“Belum diketahui secara pasti apa penyebab pengurus MWCNU Kasembon mengeluarkan surat tersebut, dan kami menghormati setiap keputusan ormas terkait, konflik seperti ini biasa, tetapi harus terus berupaya mencari langkah penyelesaian bersama demi keharmonisan hidup bermasyarakat dan bernegara,” tulisnya.

Baca Juga  KKN itu Belajar Hidup, Bukan Cuma Soal Program Kerja

Ia kemudian berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Menurut Rifky, setiap pihak perlu melihat kepentingan bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semoga ke depan, baik oknum maupun keseluruhan elemen bangsa bisa jauh lebih bijak, lebih terbuka, dan lebih memandang kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi atau golongan, terutama kaum muslimin yang menjunjung tinggi nilai perdamaian,” tulisnya.

 

*) Penulis: M Habib Muzaki