Ditunjuk Plh Ketua PWNU Jatim, Gus Firjaun: Semoga Urusan Kita Dilancarkan Allah

gus firjaun

MAKLUMAT – KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun kini menjalankan tugas harian sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua PWNU Jawa Timur, pasca-KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih menjadi Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.

Sekretaris PWNU Jatim HM Faqih mengatakan pendelegasian tugas tersebut mengikuti mekanisme pengisian jabatan antarwaktu yang telah diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) NU.

“Aturan pengisian antarwaktu sudah ada. Wakil ketua menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian Ketua,” kata Faqih, dikutip Selasa (15/9/2026).

Menurut Faqih, posisi Gus Firjaun sebagai wakil ketua yang berada tepat di bawah ketua dalam susunan kepengurusan PWNU Jatim menjadi dasar pendelegasian tugas tersebut.

Dengan posisi itu, Gus Firjaun kini menjalankan berbagai urusan harian organisasi PWNU Jatim. Tugas tersebut mencakup administrasi organisasi hingga penandatanganan surat-surat, kecuali Surat Keputusan (SK).

“Penandatanganan surat-surat selain SK sudah didelegasikan kepada KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman,” ujar Faqih.

SK Pengesahan Masih Menunggu Kepengurusan PBNU

Faqih menjelaskan status Gus Firjaun sebagai pelaksana tugas harian berkaitan dengan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Baca Juga  Gus Kikin, NU, dan Ujian Setelah Muktamar

Namun, pengesahan melalui SK masih menunggu finalisasi susunan kepengurusan PBNU periode 2026-2031.

“Khusus untuk SK pengesahannya menunggu finalisasi susunan pengurus PBNU,” jelas Faqih.

Meski proses administrasi tersebut belum selesai, roda organisasi PWNU Jatim tetap berjalan. Gus Kikin juga telah mendelegasikan tugas-tugas hariannya kepada Gus Firjaun.

“Untuk tugas-tugas harian sudah didelegasikan kepada KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman,” tegas Faqih.

Gus Firjaun Punya Jejak Pesantren dan Pemerintahan

Saat ditanya maklumat.id bagaimana tanggapannya saat ditunjuk jadi Plh Ketua PWNU Jatim, Gus Firjaun mengatakan jabatan tersebut masih belum resmi.

“Masih belum resmi mbak, saya tidak ingin mendahahului “kerso”.  Semoga urusan kita dunia akhirat dilancarkan Allah nggih,” kata Gus Firjaun, Selasa (15/9/2026).

Untuk diketahui, Gus Firjaun adalah mantan Anggota DPRD Jatim yang dikenal low profile high product. Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiq Putra (Astra), Jember. Ia adalah putra ulama besar KH Achmad Shiddiq, yang pernah menjabat Rais Aam PBNU.

Di bidang pemerintahan, Gus Firjaun pernah menjabat Wakil Bupati Jember periode 2021-2025 mendampingi Bupati Jember Hendy Siswanto.

Kini, pengalaman organisasi, pesantren, dan pemerintahan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak Gus Firjaun saat menjalankan tugas harian PWNU Jatim di tengah masa transisi kepemimpinan.

Baca Juga  Ikuti Fun Game HSN Soccer PWNU Jawa Timur, Tim PW Muhammadiyah Jatim All Star Jadi Runner Up

Sebelumnya, Muktamar ke-35 NU menetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Forum yang berlangsung di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, itu juga menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU untuk masa khidmah yang sama.

Masa Transisi PWNU Jatim

Pendelegasian tugas kepada Gus Firjaun menandai fase transisi penting di PWNU Jatim setelah Gus Kikin mendapat amanah memimpin PBNU.

Keberadaan pelaksana harian membuat aktivitas organisasi di tingkat wilayah tetap berjalan sembari menunggu finalisasi kepengurusan PBNU dan proses administrasi pengesahan.

Bagi PWNU Jatim, kesinambungan kerja organisasi menjadi penting agar pergantian posisi tidak menghambat pelayanan, administrasi, maupun agenda ke-NU-an di Jawa Timur.

Posisi Gus Firjaun juga menarik karena ia bukan sosok baru di lingkungan NU. Latar belakang pesantren, pengalaman sebagai wakil kepala daerah, serta kiprahnya di PWNU Jatim menjadi modal untuk menjalankan tugas organisasi selama masa transisi tersebut.