Purbaya Yudhi Sadewa: Tak Ada Pesan untuk Menkeu Suahasil, “Dia Kan Sudah Jago”

Purbaya

MAKLUMAT — Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara dalam prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9).

Dalam prosesi tersebut, Purbaya secara simbolis menyerahkan laporan kinerja selama masa jabatannya kepada Suahasil secara digital. Momen itu sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian Purbaya yang memimpin Kementerian Keuangan selama satu tahun terakhir.

“Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini,” ujar Purbaya dalam sambutannya.

Usai prosesi sertijab, Purbaya tampil santai saat ditemui awak media. Ketika ditanya apakah memiliki pesan khusus untuk Suahasil sebagai Menteri Keuangan yang baru, ia justru menjawab singkat.

“Enggak ada pesan. Dia kan sudah jago. Jalankan saja sesuai dengan keahlian dia,” kata Purbaya dikutip dari tayangan Youtube Metro TV.

Jawaban tersebut disampaikan Purbaya sambil bercanda. Ia bahkan tertawa ketika wartawan kembali menanyakan apakah Suahasil lebih pintar dibanding dirinya.

Purbaya Baru Tahu Sehari Sebelumnya

Purbaya juga mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui keputusan pergantian tersebut sehari sebelum sertijab.

Menurut dia, sebelumnya memang sudah ada perhitungan mengenai kemungkinan pergantian. Namun, kepastian mengenai keputusan tersebut baru diterimanya kemudian.

Baca Juga  Pemerintah Tutup Keran Impor 12 Komoditas, Guru Besar UGM Ingatkan Risiko Lonjakan Harga

“Kita sudah hitung-hitung kira-kira 50-50 lah. Tapi baru tahunya waktu itu,” ujarnya.

Purbaya mengatakan sempat berdiskusi dengan Presiden sebelum keberangkatan Presiden ke India. Namun, pembicaraan tersebut tidak membahas pergantian dirinya sebagai Menteri Keuangan.

“Ada diskusi, tapi masalah lain didiskusikan,” katanya.

Ia juga membantah adanya gesekan dengan Presiden.

“Yang jelas ya itu hak prerogatif. Beliau sudah memutuskan, sudah setahun kan sudah cukup,” ujar Purbaya.

Singgung Persoalan Pegawai Pajak

Ketika ditanya mengenai alasan pergantian, Purbaya menyebut persoalan pegawai pajak menjadi salah satu faktor.

“Sebagian ada karena itu,” katanya.

Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci faktor lain yang menjadi pertimbangan pergantian tersebut.

Purbaya kembali menegaskan bahwa keputusan pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden.

Terkait kebijakan selama menjabat, ia mengatakan tetap mengikuti arahan Presiden.

“Enggak ada. Kebijakan kita ngikutin semua kebijakan Presiden. Amanlah itu,” ujarnya.

Suahasil Apresiasi Pengabdian Purbaya

Sementara itu, Suahasil Nazara menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan pengabdian Purbaya kepada negara.

Atas nama keluarga besar Kementerian Keuangan, Suahasil menyampaikan penghormatan kepada Purbaya beserta keluarga yang telah menjalankan tugas selama satu tahun terakhir.

“Tentu memimpin Kementerian Keuangan itu suatu tanggung jawab besar yang Pak Purbaya selesaikan dengan baik selama satu tahun terakhir,” kata Suahasil.

Baca Juga  PPK Ormawa Umsida Dampingi Warga Kejapanan Susun Strategi Usaha Lewat Pelatihan BMC

“Dan atas nama keluarga besar Kementerian Keuangan, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghormatan kepada Bapak Purbaya dan juga Ibu dan keluarga yang telah bersedia membaktikan diri kepada Republik Indonesia,” lanjutnya.

Suahasil juga mengapresiasi semangat kolaborasi yang dibangun Purbaya selama memimpin Kementerian Keuangan. Ia menilai Purbaya turut memperkenalkan cara kerja Kementerian Keuangan secara lebih transparan kepada masyarakat.

Minta Dukungan untuk Lanjutkan Agenda Kemenkeu

Setelah menerima estafet kepemimpinan, Suahasil meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk melanjutkan agenda Kementerian Keuangan.

Dukungan tersebut diharapkan datang dari lembaga tinggi negara, anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), hingga media massa.

Suahasil mengatakan dukungan seluruh pihak diperlukan untuk mengawal agenda kerja Kementerian Keuangan hingga berakhirnya masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Purbaya Pilih Pulang dan Mancing

Setelah tidak lagi menjabat Menteri Keuangan, Purbaya mengatakan tidak berminat kembali menjadi pejabat negara dalam waktu dekat.

Ia justru memilih menghabiskan waktu dengan aktivitas sederhana di rumah.

“Habis ini mau pulang, mancing belakang rumah,” katanya.

Purbaya mengatakan memiliki kolam di belakang rumah. Ikan mujair dan nila menjadi sasaran pancingannya.

Baca Juga  DPR Pastikan Tak Ada PHK PPPK, Gaji ASN Tetap Aman Meski 39 Daerah Sulit Fiskal

Ketika ditanya mengenai kemungkinan menduduki jabatan publik lainnya, Purbaya menjawab tegas.

“Enggak minat lagi,” ujarnya.

Ia juga menepis spekulasi mengenai kemungkinan dirinya menjadi gubernur di sektor keuangan.

“Kalau sudah pensiun ya sudah,” katanya.

Mengaku Lebih Tenang Setelah Sertijab

Purbaya mengaku pergantian jabatan tersebut sempat membuat pikirannya tidak tenang.

Ia bahkan mengaku malam sebelum keputusan tersebut diketahui masih sulit tidur.

Namun, setelah sertijab, Purbaya mengatakan dirinya sudah lebih lega.

“Sekarang sudah lumayanlah,” ujarnya sambil tertawa.

Menurut Purbaya, setelah meninggalkan jabatan Menteri Keuangan, dirinya bisa kembali menjalani kehidupan yang lebih santai.

“Semalam masih sebel. Tapi sekarang sudah lumayanlah,” katanya.

Sertijab Dihadiri Pejabat Tinggi Negara

Sertijab Menteri Keuangan turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan lembaga.

Di antaranya Pimpinan dan Anggota Komisi XI DPR RI, Komite IV DPD RI, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono, serta sejumlah wakil menteri dari berbagai kementerian dan lembaga.***