MAKLUMAT — Hujan alhamdulillah mulai turun di sejumlah wilayah Indonesia ketika masyarakat dan organisasi keagamaan menyerukan salat istisqa untuk memohon air turun dari langit. Pada saat yang sama, Senin (26/10), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan enam provinsi berstatus Siaga untuk menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat selama periode 26–28 Oktober 2026.
Keenam provinsi tersebut adalah Sumatera Utara, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan. Status Siaga berlaku pada hari yang berbeda, sesuai tabel potensi cuaca ekstrem tiga harian BMKG.
Informasi turunnya hujan juga diikuti pembatalan sejumlah agenda salat istisqa. Dikutip dari berbagai laporan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah membatalkan pelaksanaan salat istisqa tingkat provinsi pada 26 Oktober 2026 karena hujan sudah turun di wilayah tersebut.
Agenda serupa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, juga dilaporkan ditiadakan setelah wilayah itu diguyur hujan.
Perkembangan cuaca muncul setelah Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerbitkan Maklumat Nomor 2/MLM/I.1/E/2026 pada 20 Oktober 2026. Maklumat tersebut menyerukan salat istisqa, muhasabah, dan ikhtiar bersama menghadapi kemarau panjang serta karhutla.
Kedekatan waktu antara penerbitan maklumat, turunnya hujan, dan munculnya prakiraan cuaca tersebut, semoga menjadi penanda doa-doa para alim ulama dan bangsa Indonesia dikabulkan Allah Swt.
Enam Provinsi Berstatus Siaga Hujan Lebat
Berdasarkan potensi cuaca ekstrem tiga harian, BMKG meminta masyarakat bersiap menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah.
Mengacu pada tabel prakiraan BMKG untuk periode 26–28 Oktober 2026, enam provinsi tercatat berstatus Siaga setidaknya satu hari selama periode tersebut.
Berikut rincian prakiraan hujan:
- Senin, 26 Oktober 2026: Jawa Barat dan Sumatera Utara.
- Selasa, 27 Oktober 2026: Jawa Barat, DIY, dan Sumatera Utara.
- Rabu, 28 Oktober 2026: DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
Sumatera Utara menjadi satu-satunya provinsi dalam daftar tersebut yang berstatus Siaga selama tiga hari berturut-turut.
Jawa Barat tercatat berstatus Siaga pada 26 dan 27 Oktober. Sementara itu, DIY berstatus Siaga pada 27 dan 28 Oktober.
Adapun Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan tercatat berstatus Siaga pada 28 Oktober. Pada hari tersebut, jumlah provinsi berstatus Siaga mencapai lima.
Informasi BMKG juga menunjukkan sejumlah provinsi lain masuk kategori Waspada untuk potensi hujan sedang hingga lebat.
Data tersebut merupakan prakiraan tingkat provinsi. Artinya, tidak seluruh kabupaten dan kota di provinsi bersangkutan otomatis mengalami hujan dengan intensitas yang sama.
Masyarakat diimbau memeriksa pembaruan prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG untuk mengetahui kondisi yang lebih spesifik di daerah masing-masing.***












