MAKLUMAT – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember mulai menyiapkan pemasangan Smart CCTV di kawasan tambang milik PT Imasco, Gunung Sadeng, Kecamatan Puger. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan optimalisasi penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) melalui sistem digital yang terintegrasi.
Survei lokasi dilakukan pada Kamis (23/7/2026) untuk menentukan titik pemasangan kamera yang dinilai paling efektif dalam memantau aktivitas pengangkutan hasil tambang. Sistem tersebut diharapkan dapat mendukung proses verifikasi data produksi dan distribusi material tambang secara lebih akurat.
Sebelum survei dilakukan, Bapenda telah menyosialisasikan penggunaan aplikasi Online POS beserta Website Dashboard kepada pelaku usaha pertambangan. Kedua sistem itu dikembangkan sebagai sarana pelaporan, verifikasi, dan pemantauan aktivitas pertambangan yang berkaitan dengan kewajiban pembayaran Pajak MBLB.
Aplikasi Online POS digunakan untuk mencatat hasil produksi dan pengangkutan material tambang secara digital. Data yang diinput perusahaan selanjutnya diverifikasi oleh petugas Bapenda di lapangan sebagai dasar pengawasan dan penghitungan kewajiban pajak.
Untuk memperkuat proses tersebut, Bapenda akan melengkapi sistem dengan Smart CCTV yang berfungsi sebagai instrumen verifikasi tambahan. Perangkat itu dirancang untuk memantau lalu lintas kendaraan pengangkut hasil tambang secara otomatis.
Smart CCTV akan terdiri atas tiga kamera yang dipasang pada beberapa titik dengan elevasi berbeda. Kamera tersebut mampu melakukan pemantauan secara real time sekaligus memanfaatkan teknologi pemrosesan citra untuk mengidentifikasi jenis kendaraan dan memperkirakan volume muatan berdasarkan hasil pemindaian visual terhadap truk yang melintas
Seluruh data dari aplikasi Online POS, hasil verifikasi petugas lapangan, dan rekaman Smart CCTV akan diintegrasikan ke dalam Website Dashboard Pajak MBLB. Melalui dashboard tersebut, petugas Bapenda dapat memantau pelaporan pajak, membandingkan hasil verifikasi lapangan dengan data digital, serta mengawasi aktivitas pertambangan secara lebih menyeluruh.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Jember, Deni Wijananto, mengatakan bahwa digitalisasi sistem pengawasan menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan akurasi data dan memperkuat tata kelola pemungutan Pajak MBLB.
“Melalui integrasi Online POS, Smart CCTV, dan Website Dashboard, proses pengawasan dilakukan secara berlapis. Data yang diperoleh diharapkan menjadi lebih akurat dan transparan sehingga dapat menjadi dasar dalam optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Deni.
Menurut dia, pemanfaatan teknologi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan aktivitas pertambangan sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan pajak daerah. Dengan sistem yang terdokumentasi secara digital, proses pelaporan dan verifikasi diharapkan berlangsung lebih efisien serta meminimalkan potensi perbedaan data antara pelaku usaha dan petugas di lapangan. (*)














