MAKLUMAT — Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Ja’far menghadiri peresmian Masjid Al-Huda Muhammadiyah Burneh sekaligus tausiyah bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof Dr Abdul Mu’ti MEd.
Turut hadir dalam kesempatan itu jajaran pejabat di lingkungan Kemendikdasmen RI, Ketua PWM Jatim Prof Dr dr Sukadiono MM, Rektor Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) Prof Dr Safi’ SH MH, jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Ketua MUI dan PCNU Bangkalan, para tokoh publik setempat, perwakilan Ormas dan OKP setempat, serta rombongan PDM dan PDA se-Madura Raya.
Dalam sambutannya di hadapan warga Muhammadiyah se-Bangkalan dan Madura Raya, Fauzan melontarkan candaan khas yang menghidupkan suasana menjadi lebih hangat.
Mulanya, ia menyampaikan kehormatan atas kehadiran Rektor Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) Prof Dr Safi’ SH MH, kampus negeri kebanggaan warga Bangkalan. Namun, ia juga menyebut singkatan lain dari UTM, yakni Universitas Titisan Muhammadiyah.
“Pak Menteri (Abdul Mu’ti) Jadi ada singkatan yang lain dari UTM, yaitu Universitas Titisan Muhammadiyah,” ujarnya kepada Abdul Mu’ti yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, yang langsung disambut gelak tawa dan tepuk tangan para hadirin.
Kondisi Gedung Sekolah di Bangkalan
Dalam kesempatan itu, Fauzan juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kunjungan serta komitmen Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam memajukan pendidikan, termasuk dengan mengunjungi langsung sekolah-sekolah di Bangkalan.
“Tadi pagi beliau (Mendikdasmen Abdul Mu’ti) menyempatkan untuk mengunjungi salah satu gedung sekolah, di Kecamatan Galis, di Desa Kajuanak, SDN 4 Kajuanak ditemani Kepala Dinas Pendidikan. Terima kasih. Beliau sudah melihat langsung,” ungkapnya.
Ia juga melaporkan kondisi gedung-gedung dan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bangkalan yang memang diakuinya cukup miris, sehingga membutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak, khususnya perhatian dari pemerintah pusat.
“Kondisi gedung pendidikan kita, khususnya gedung sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, SD, SMP, khususnya SD yang jumlahnya hampir 600 gedung sekolah, itu rata-rata hampir 60-70% kondisinya memang lagi tidak memadai,” ungkapnya.
Pendidikan Karakter Melalui Masjid
Lebih jauh, Fauzan juga meyampaikan apresiasi atas diresmikannya Masjid Al-Huda Muhammadiyah Burneh, yang menurutnya sangat cepat pembangunannya. Ia juga menegaskan pentingnya masjid dan rumah-rumah ibadah sebagai bagian dari upaya pendidikan karakter.
“Masjid Al-Huda Muhammadiyah Kecamatan Burneh ini salah satu bentuk bahwa pendidikan itu tidak hanya dibutuhkan di gedung-gedung sekolah saja, tetapi di masjid-masjid sebagai pendidikan pembentukan karakter, itu juga sangat penting,” tegasnya.
“Ini pembangunan masjid yang sangat cepat, karena kalau tidak salah di tahun yang lalu saat Iduladha, saya diundang untuk menjadi khatib Salat Iduladha, ternyata tidak sampai setahun sudah selesai luar biasa,” sambung Fauzan.
Ia berharap, peresmian Masjid Al-Huda Muhammadiyah Burneh itu tidak hanya membuktikan masyarakat Bangkalan, khususnya warga Muhammadiyah, tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga membangun karakter generasi melalui sisi agama.
“Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Bangkalan tidak hanya concern pada proses pembangunan fisik di Kabupaten Bangkalan itu bisa sukses, tetapi dari sisi agama dan sebagainya itu juga bisa sukses,” tandasnya.
Mendikdasmen Pastikan Revitalisasi SDN 4 Kajuanak
Menanggapi laporan Wabup Fauzan Ja’far, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memastikan bakal membantu pembangunan SDN 4 Kajuanak di Kecamatan Galis yang gedungnya roboh.
Tidak hanya membangun kembali gedung yang rusak berat, ia menegaskan bakal menambah beberapa fasilitas baru, mulai ruang kelas, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang administrasi, hingga fasilitas toilet.
“Kami tadi menyampaikan kepada kepala sekolahnya, insya Allah nanti kita bantu empat rehab ruang kelas yang rusak, ditambah dua ruang kelas baru, ditambah ruang administrasi, ditambah ruang UKS, ditambah toilet,” tandas Mu’ti.













