Gula Terbaik Tak Selalu Gula Pasir, Ini 15 Pilihan Sesuai Kebutuhan

MAKLUMAT – Gula terbaik tak selalu gula pasir. Masyarakat kini memiliki banyak pilihan pemanis yang dapat digunakan sesuai kebutuhan, baik untuk memasak, membuat kue, maupun meracik minuman.

Selain gula pasir yang umum digunakan, tersedia pula gula halus, gula batu, gula palem, gula aren cair, hingga pemanis rendah kalori berbahan stevia. Masing-masing memiliki karakteristik berbeda, baik dari tekstur, tingkat kemanisan, maupun fungsi penggunaannya.

Gula pasir misalnya, cocok untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Sementara gula halus lebih sering digunakan untuk buttercream, icing, atau dekorasi kue. Adapun gula batu dan gula aren menjadi pilihan favorit sebagai pemanis minuman tradisional maupun minuman kekinian.

Meski menawarkan cita rasa manis, konsumsi gula tetap perlu dibatasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan konsumsi gula tambahan tidak melebihi 50 gram atau sekitar empat sendok makan per hari. Bahkan, untuk manfaat kesehatan yang lebih optimal, asupan gula tambahan disarankan kurang dari 25 gram atau sekitar dua sendok makan per hari.

“Gunakan gula secukupnya agar konsumsi gula tambahan tetap sesuai anjuran,” demikian imbauan dalam artikel kesehatan yang telah ditinjau oleh dr. Kevin Adrian.

Baca Juga  Waspada Jika Bangun Pagi Merasa Lapar, Ini Kata Ahli

15 Pilihan Gula yang Mudah Ditemukan di Pasaran:

1.Gulaku Premium

2.Tropicana Slim Sweetener Stevia

3.Diabetasol Sweetener

4.Rose Brand Gula Kristal Putih

5.GMP Gula Kristal Putih

6.Point Gula Halus

7.Haan Fiesta Icing Sugar

8.Pohon Manis Palm Sugar Liquid

9.Wido Palm Sugar

10.Indomaret Gula Pasir Premium

11.Gula Pasir Nona

12.Lingkar Organik Gula Batu

13.Larisst Gula Pasir

14.Edna Gula Palem

15.Javara Gula Batu Tebu

Setiap produk memiliki keunggulan masing-masing. Gula pasir cocok untuk memasak dan membuat minuman, gula halus ideal untuk pembuatan kue, sedangkan gula aren dan gula palem memberikan aroma khas pada kopi maupun dessert.

Bagi penderita diabetes atau masyarakat yang sedang menjalani pola hidup sehat, pemanis rendah kalori berbahan stevia juga dapat menjadi alternatif karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding gula pasir.

Perhatikan Ini Sebelum Memilih Gula

1.Pilih jenis gula sesuai kebutuhan.

2.Pastikan kemasan dalam kondisi baik dan belum kedaluwarsa.

3.Simpan gula di wadah tertutup agar tidak menggumpal.

4.Gunakan secukupnya agar konsumsi gula tetap terkendali.

Bagi penderita diabetes atau orang dengan kondisi medis tertentu, pemilihan jenis gula sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter agar sesuai dengan kebutuhan kesehatan masing-masing.

Baca Juga  Indonesia Waspada AS Mundur dari 66 Organisasi Dunia, Multilateralisme Terancam

Bukan Jenis Gulanya, tetapi Pola Konsumsinya

Perdebatan mengenai gula yang paling sehat sebenarnya tidak hanya bergantung pada jenis gula yang dipilih. Faktor terpenting adalah jumlah konsumsi harian dan pola makan secara keseluruhan. Gula aren, gula palem, maupun gula pasir tetap mengandung kalori yang perlu dibatasi.

Sementara pemanis rendah kalori dapat membantu mengurangi asupan gula, tetapi tetap harus digunakan secara bijak. Karena itu, memilih gula berkualitas sekaligus mengontrol porsinya menjadi langkah paling tepat untuk menjaga kesehatan.***