MAKLUMAT — Masjid Tawfieq di Schelle, Provinsi Antwerpen, Belgia, menjadi sasaran vandalisme. Pelaku mencoretkan simbol swastika dan pesan-pesan bernada kebencian pada pintu serta jendela masjid.
Pengurus masjid menemukan kerusakan tersebut pada Jumat pagi. Lembaga penyiaran publik Belgia VRT melaporkan kejadian itu pada Ahad (6/9/2026).
Selain coretan, pelaku juga diduga sengaja menaruh kotoran anjing di depan pintu masuk masjid.
Pengurus Masjid Tawfieq mengaku terkejut saat menemukan aksi tersebut.
“Kami sangat terkejut ketika menemukan pesan-pesan tersebut, simbol swastika, dan kotoran anjing di pusat kegiatan kami,” ujar pengurus masjid dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir MUI Digital, Kamis (10/9/2026).
Petugas mendokumentasikan kondisi masjid dengan mengambil foto sebelum membersihkan bangunan tersebut menjelang pelaksanaan salat Jumat.
Pihak masjid kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian dan mengajukan pengaduan. Hingga kini, identitas pelaku belum diketahui.
Polisi Belgia Selidiki Vandalisme
Kepolisian setempat membenarkan kejadian tersebut. Polisi menyatakan menangani kasus itu secara serius dan telah memulai penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.
Penyelidikan tersebut akan menentukan latar belakang serta motif aksi vandalisme yang menyasar Masjid Tawfieq.
Muslim Rights Watch Sebut Serangan Kebencian
Muslim Rights Watch Belgium mengecam aksi tersebut. Organisasi itu menilai simbol swastika, pesan kebencian, dan penempatan kotoran anjing menunjukkan adanya tindakan yang secara terang-terangan menyasar umat Muslim.
Ketua Muslim Rights Watch Belgium Mohamed Amin Chaib menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kebencian terhadap Muslim.
“Ini bukan sekadar tindakan vandalisme atau ulah untuk ‘menciptakan keributan’, melainkan bentuk kebencian terhadap Muslim yang menjijikkan dan dilakukan secara terang-terangan,” kata Chaib.
Organisasi tersebut menyatakan akan ikut mengajukan pengaduan kepada pihak berwenang.
Muslim Rights Watch Belgium juga mendesak pemerintah dan aparat meningkatkan pengamanan di sekitar masjid untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Sementara itu, penyelidikan kepolisian masih berlangsung. Pelaku dan motif aksi vandalisme terhadap Masjid Tawfieq belum diketahui.
Kasus tersebut menambah perhatian terhadap keamanan tempat ibadah Muslim di Belgia, terutama ketika aksi vandalisme menggunakan simbol dan pesan yang diduga menyasar identitas keagamaan.













