Muhammadiyah Simeulue dan BPMP Aceh Matangkan Persiapan Rencana Kunjungan Mendikdasmen

PDM Simeulue bersama Panitia Lokal Raker Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Aceh, serta BPMP Aceh, mematangkan persiapan menjelang kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI ke Kabupaten Simeulue pada 25-26 Agustus 2026 mendatang. (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Simeulue bersama Panitia Lokal Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Muhammadiyah Aceh, mematangkan persiapan menjelang kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI ke Kabupaten Simeulue pada 25-26 Agustus 2026 mendatang.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh Muhammad Syafran, yang berlangsung di Sinabang, Selasa malam (28/7/2026). Pertemuan itu membahas rencana survei lapangan hingga kesiapan teknis menjelang kedatangan Mendikdasmen.

Kunjungan Mendikdasmen ke Simeulue merupakan tindak lanjut atas undangan resmi PDM Kabupaten Simeulue untuk membuka Raker Majelis Dikdasmen PNF Muhammadiyah se-Aceh. Selain membuka rapat kerja tersebut, Mendikdasmen juga dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam Seminar Pendidikan yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen PNF PWM Aceh pada 25 Agustus 2026 di Simeulue.

Dalam rapat koordinasi, sejumlah agenda teknis turut dibahas, di antaranya survei lokasi oleh tim BPMP Aceh untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebelum kunjungan Menteri.

Ketua PDM Kabupaten Simeulue, Fauzan, berharap agar kehadiran Mendikdasmen dalam kegiatan tersebut dapat menjadi momentum penting bagi kemajuan pendidikan di daerah kepulauan, khususnya bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Baca Juga  Abdul Mu'ti: Tugas Manusia sebagai Khalifah Menciptakan Kemakmuran, Kesejahteraan, dan Kedamaian

Menurutnya, kehadiran Menteri akan memberikan motivasi kepada guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan nonformal.

Sementara itu, Kepala BPMP Aceh Muhammad Syafran menegaskan komitmennya untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia menegaskan bakal segera mengirimkan tim untuk melakukan survei lapangan, memastikan kesiapan venue kegiatan.

“BPMP Aceh akan segera menurunkan tim guna melakukan survei lapangan serta berkoordinasi dengan panitia penyelenggara dan pemerintah daerah terkait aspek teknis, sehingga seluruh agenda kunjungan Menteri dapat berjalan dengan baik,” tandasnya.

Rapat Kerja Majelis Dikdasmen PNF Muhammadiyah se-Aceh beserta Seminar Pendidikan tersebut diproyeksikan menjadi forum strategis untuk merumuskan berbagai program peningkatan mutu pendidikan Muhammadiyah di Aceh, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Panitia lokal menyatakan berbagai persiapan terus dimatangkan, mulai dari kesiapan lokasi, logistik, pengamanan, hingga pelibatan sekolah-sekolah Muhammadiyah dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh yang akan mengikuti kegiatan. Diharapkan, seluruh rangkaian acara berlangsung lancar sekaligus memperkuat pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Aceh.