Tak Lagi Tambal Sulam, Pemkab Sidoarjo Siapkan Langkah Konkret Perbaikan Jalan

MAKLUMAT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk menuntaskan persoalan jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Makhmud.

“Program infrastruktur memang menjadi salah satu fokus kami. Harapan masyarakat terkait jalan rusak itu menjadi perhatian serius,” ujarnya kepada wartawan Maklumat.id, Rabu (4/3/2026).

Makhmud menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah. Pihaknya saat ini tengah melakukan berbagai langkah pembenahan agar kualitas jalan di Sidoarjo semakin baik dan tidak lagi identik dengan pola tambal sulam.

Menurutnya, selama dua bulan terakhir pihak dinas telah melakukan review menyeluruh terhadap kondisi jalan, jembatan, hingga sungai sebagai bagian dari perencanaan perbaikan ke depan.

Ia menjelaskan, strategi utama yang disiapkan adalah betonisasi pada ruas-ruas tertentu serta metode overlay (pelapisan ulang) untuk meningkatkan ketebalan dan kekuatan jalan. Dengan pendekatan tersebut, perbaikan tidak lagi bersifat tambal sulam, melainkan peningkatan kualitas secara menyeluruh.

“Supaya jalan nanti mantap, yang kami lakukan adalah betonisasi. Yang kedua melalui overlay, jadi tidak tambal sulam lagi,” tegasnya.

Baca Juga  Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Pemkab Sidoarjo Dorong Peningkatan Kesadaran Penerapan RMNC

Selain penguatan konstruksi jalan, PUBMSDA juga menyiapkan langkah operasional melalui pembentukan tim reaksi cepat di lapangan. Tahun ini, empat unit pelaksana teknis (UPT) telah diaktifkan dengan dukungan personel penuh.

Setiap UPT akan diperkuat minimal dua satuan tugas (satgas) yang bertugas melakukan patroli rutin. Dengan skema tersebut, total satgas yang bergerak di lapangan ditargetkan mencapai delapan hingga delapan belas tim.

“Nanti tiap hari UPT itu keliling. Ada orang, ada bahan, ada material. Jadi survei langsung perbaikan,” jelasnya.

Ia berharap, dengan pola kerja proaktif tersebut, keluhan masyarakat terkait jalan berlubang dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Pemkab Sidoarjo optimistis kualitas infrastruktur jalan akan meningkat lebih merata dan berkelanjutan.

“Harapan kami ke depan tidak ada lagi jalan bolong yang dikeluhkan masyarakat,” pungkasnya.