MAKLUMAT — Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim, termasuk bagi para lanjut usia (lansia). Meski usia tidak lagi muda, banyak lansia tetap ingin menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat.
Selama kondisi kesehatan memungkinkan, puasa justru dapat memberikan manfaat bagi tubuh lansia. Secara medis, puasa dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan membuat metabolisme tubuh lebih stabil, terutama bagi penderita diabetes yang terkontrol.
Selain manfaat kesehatan, Ramadan juga memberi ketenangan batin bagi para lansia. Di usia yang semakin matang, orientasi kehidupan cenderung lebih fokus pada ibadah dan kehidupan akhirat. Karena itu, Ramadan menjadi waktu yang sangat membahagiakan bagi mereka untuk memperbanyak amal.
Agar puasa tetap berjalan lancar dan tubuh tetap sehat, lansia perlu memperhatikan beberapa hal penting selama menjalankan ibadah di bulan suci.
7 Tips Berpuasa bagi Lansia:
1.Konsultasi dengan dokter
Sebelum memutuskan berpuasa, lansia sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Pemeriksaan kesehatan dapat membantu mengetahui kondisi tubuh serta memberikan rekomendasi pola makan, minuman, atau vitamin yang tepat selama Ramadan.
Hal ini terutama penting bagi lansia yang berusia di atas 60 tahun atau memiliki riwayat penyakit tertentu.
2.Perbanyak waktu istirahat
Lansia disarankan untuk mengurangi aktivitas fisik yang berat selama berpuasa. Tubuh membutuhkan energi yang cukup agar tidak mudah lelah atau lemas.
Memanfaatkan waktu untuk beristirahat, beribadah, membaca Al-Qur’an, atau berdzikir dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap stabil selama Ramadan.
3.Konsumsi makanan bergizi seimbang
Menu sahur dan berbuka harus mengandung gizi yang seimbang. Lansia perlu menghindari makanan yang dapat memicu gangguan kesehatan, terutama jika memiliki pantangan tertentu.
Pilih makanan yang mudah dicerna, bergizi, serta mengandung protein, serat, dan vitamin yang cukup.
4.Perbanyak minum air putih dan konsumsi buah
Tubuh lansia lebih mudah mengalami dehidrasi. Karena itu, penting untuk memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka.
Selain itu, konsumsi buah-buahan juga dianjurkan karena mengandung gula alami, vitamin, dan serat yang baik untuk menjaga energi tubuh.
5.Bangun komunikasi dengan keluarga
Dukungan keluarga sangat penting bagi lansia yang ingin berpuasa. Orang tua sebaiknya menyampaikan kondisi kesehatan, kebutuhan makanan, serta pantangan yang dimiliki kepada anak atau keluarga.
Dengan komunikasi yang baik, keluarga dapat membantu mempersiapkan kebutuhan selama Ramadan agar lansia tetap sehat dan nyaman menjalankan ibadah.
6.Lakukan olahraga ringan
Olahraga ringan tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Lansia dapat melakukan aktivitas sederhana seperti jalan kaki pada pagi hari setelah salat Subuh.
Kegiatan ini dapat membantu menjaga stamina dan membuat tubuh tetap bugar selama berpuasa.
7.Jaga kebahagiaan dan berpikir positif
Kunci utama menjalani Ramadan adalah menjaga hati tetap bahagia dan berpikir positif. Lansia perlu menikmati kesempatan beribadah yang diberikan Allah dengan penuh syukur.













