MAKLUMAT — Lazismu Kabupaten Kediri memberikan bantuan dana sebesar Rp750.000 kepada SMPN 1 Banyakan untuk mendukung program pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu sekolah membangun kebiasaan siswa dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah sesuai jenisnya.
Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu (4/11/2026). Bagian Program dan Media Lazismu Kabupaten Kediri menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan sekolah, yakni Nanik Nurhayati, Erna, dan Nayla Husna Clarista.
Ketua Adiwiyata SMPN 1 Banyakan, Nanik Nurhayati, menjelaskan bahwa sekolah telah menyediakan tiga jenis tempat sampah untuk mendukung kebiasaan memilah sampah. Ketiganya diperuntukkan bagi sampah organik, anorganik, dan botol plastik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Kabupaten Kediri atas bantuan dana ini. Kami berharap bantuan dana ini dapat membuat siswa tidak hanya terbiasa membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mengambil sampah yang ditemukan di lingkungan sekolah dan memasukkannya sesuai jenis tempat sampah,” tuturnya.
Menurut Nanik, pembiasaan tersebut diharapkan dapat membentuk kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan. Kebiasaan itu juga perlu diterapkan ketika mereka berada di luar sekolah agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua OSIS SMPN 1 Banyakan, Nayla Husna Clarista, mengatakan para siswa siap mendukung pemanfaatan fasilitas tempat sampah tersebut. OSIS akan mengajak siswa untuk lebih disiplin memilah sampah sesuai kategorinya.
“Kami siap mendukung penggunaan kotak sampah dan kebersihan lingkungan dari bantuan dana ini. Kami juga akan mengajak teman-teman untuk lebih disiplin membuang sampah sesuai jenisnya,” ujar Nayla.
Untuk menjaga kebersihan tempat sampah, setiap kelas nantinya mendapat jadwal piket secara bergantian. Siswa yang bertugas akan mengosongkan tempat sampah agar tidak terjadi penumpukan sampah di lingkungan sekolah.
Sekolah juga merencanakan penyerahan sampah yang telah terkumpul kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penanganan lebih lanjut. Rencana ini menjadi bagian dari upaya SMPN 1 Banyakan mengelola sampah setelah siswa melakukan pemilahan.
Nayla berharap keterlibatan siswa dalam program tersebut dapat membuat lingkungan sekolah tetap terjaga. “Dengan begitu, lingkungan sekolah dapat tetap bersih, asri, dan rapi, sehingga semua siswa merasa nyaman saat belajar,” katanya.
*) Penulis: Azizah Permatasari












