Jason Momoa Sulap Harley-Davidson dan Land Rover Klasik Jadi Kendaraan Listrik, Garasinya Kini Makin “Gila”

Jason momoa

MAKLUMAT — Jason Momoa kembali membuat dunia otomotif tercengang. Aktor Hollywood pemeran Aquaman itu tampaknya makin serius membangun koleksi kendaraan klasik bertenaga listrik yang tak biasa.

Jika sebelumnya ia telah mengubah Rolls-Royce Phantom II tahun 1929 menjadi mobil listrik dan menghadirkan Bentley Blower mini EV unik, kini Momoa melangkah lebih jauh. Ia menyerahkan dua Land Rover langka dan tiga Harley-Davidson berusia hampir satu abad kepada perusahaan spesialis konversi kendaraan listrik asal Inggris, Electrogenic.

Langkah ekstrem itu terungkap dalam musim kedua serial dokumenter HBO Max miliknya, On The Roam.

Dilansir dari Carscoops, proyek terbaru tersebut tidak sekadar mengubah kendaraan klasik menjadi listrik, tetapi juga menghadirkan konsep baru yang memadukan sejarah otomotif dengan teknologi modern.

Yang paling menarik perhatian justru datang dari motor Harley-Davidson lawas miliknya.

Alih-alih mencopot mesin bensin asli, Electrogenic mengubah dua Harley-Davidson Model JD tahun 1924 dan 1927 menjadi motor plug-in hybrid. Artinya, motor tersebut bisa berjalan menggunakan tenaga bensin, tenaga listrik, atau kombinasi keduanya sekaligus.

Motor listrik tambahan itu menghasilkan tenaga 15 hp dengan torsi besar mencapai 260 Nm. Sementara mesin bensin klasiknya tetap dipertahankan dengan tenaga sekitar 20 hp.

Teknologi baru tersebut bahkan membuat kick starter tradisional tak lagi diperlukan.

Sementara itu, Harley-Davidson Model FD tahun 1921 milik Momoa diubah sepenuhnya menjadi motor listrik setelah mesin aslinya dinilai sudah tidak layak digunakan.

Ketiga motor klasik tersebut menggunakan baterai 2,7 kWh yang disembunyikan di dalam pannier bergaya vintage. Dalam mode listrik penuh, motor mampu menempuh jarak lebih dari 80 kilometer.

Tak hanya motor, dua Land Rover klasik milik Momoa juga mendapat “jantung” baru.

Land Rover Series I tahun 1949 kini memakai baterai 48 kWh dengan motor listrik bertenaga 201 hp. Sedangkan Land Rover Series IIA 109 Dormobile camper tahun 1961 menggunakan baterai 62 kWh dan tenaga 161 hp.

Meski sudah berubah menjadi EV, Electrogenic tetap mempertahankan sistem penggerak empat roda asli kendaraan tersebut agar kemampuan off-road tetap terjaga.

Kedua Land Rover listrik itu diklaim mampu menempuh jarak sekitar 240 kilometer dalam sekali pengisian daya dan sudah mendukung pengisian cepat CCS.

Yang menarik, Dormobile camper milik Momoa kini benar-benar menjadi camper listrik modern. Kompor gas bawaan diganti dengan kompor induksi sehingga seluruh sistemnya berbasis listrik.

Belum cukup sampai di situ, Momoa juga membangun trailer camping futuristis berbasis Schutt Industries XVENTURE XV-2.

Trailer tersebut dibekali baterai raksasa 93 kWh yang mampu memasok daya perlengkapan camping hingga satu bulan penuh sekaligus berfungsi sebagai stasiun pengisian kendaraan listrik bergerak.

Transformasi koleksi kendaraan klasik Jason Momoa ini menunjukkan bahwa tren elektrifikasi kini mulai memasuki wilayah yang selama ini dianggap “sakral” oleh pecinta otomotif klasik.

Bagi sebagian penggemar, konversi EV dianggap merusak orisinalitas kendaraan legendaris. Namun di sisi lain, pendekatan seperti yang dilakukan Momoa justru dinilai mampu membuat kendaraan klasik tetap relevan di era elektrifikasi global.***